Polusi Udara Memburuk, Wamenkes Ajak Masyarakat Gotong Royong Tanggulangi Bersama

Reporter : Ma'rifah Nugraha
Ilustrasi polusi udara (Memanggil.co/freepik)

MEMANGGIL.CO - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengajak masyarakat untuk bergotong-royong dalam menanggulangi polusi udara yang tengah terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia, terutama Jakarta.

"Masyarakat harus bisa berjaga-jaga dan mesti consider (pertimbangkan) polusi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi tanggung jawab bersama," kata Wamenkes Dante saat ditemui di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

Wamenkes mengatakan masyarakat juga perlu bergotong-royong menanggulangi polusi udara, karena akibatnya juga ditanggung secara bersama-sama.

Selain disebabkan oleh industri, kata dia, polusi udara juga diakibatkan oleh kendaraan pribadi milik masyarakat.

"Kalau bisa mengandalkan kendaraan umum itu juga akan lebih baik," ujar Wamenkes Dante.

Baca juga: Lawan Gugatan Rp 500 Miliar, Danielle Eks NewJeans 'Invasi' Medsos China, Sinyal Karier Global?

Wamenkes mengimbau kepada masyarakat untuk kembali menggalakkan kebiasaan memakai masker, terutama di tempat-tempat yang memiliki kualitas udara yang buruk.

Dia juga menyebutkan pemerintah secara bersama-sama tengah melakukan evaluasi bersama terkait penyebab polusi, serta menyiapkan langkah-langkah ataupun upaya untuk penanggulangan polusi udara secara komprehensif.

"Saat ini permasalahan polusi sedang dibahas di rapat Presiden bersama beberapa menteri. Nanti akan dikeluarkan langkah-langkah konkret tentang polusi yang sedang terjadi saat ini," tutur Wamenkes.

Baca juga: Jadi Beban Keuangan, Bupati Pindah 82 Pegawai RSUD dr. Koesma Tuban

Sebelumnya, kualitas udara di Jakarta kembali menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia pada Minggu (13/8) pagi.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Minggu (13/8), Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di angka 170 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2,5.

Editor : Ma'rifah Nugraha

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru