Surabaya, MEMANGGIL. CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memfasilitasi gelaran Tasyakuran Kelulusan dan Wisuda Angkatan ke-4 Mahasantri Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTIK) Jombang. 

Prosesi sakral yang meluluskan puluhan ahli IT muda dari keluarga prasejahtera ini berlangsung khidmat di Kantor PLN UIT JBM, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata transformasi dana zakat para pegawai PLN (muzaki) yang disalurkan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menjadi program pendidikan vokasi gratis yang berdampak jangka panjang bagi anak bangsa.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengaku bangga karena kantornya dipercaya menjadi tuan rumah momentum penting ini. 

Ia menekankan, keberhasilan para mahasantri merupakan buah dari ketekunan serta sinergi kepedulian terhadap SDM Indonesia.

"Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru menuju kesuksesan. Teruslah belajar, beradaptasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Jadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan," kata Ika dalam keterangan resminya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan para karyawan PLN dalam menunaikan zakatnya. 

Keberhasilan PeTIK Jombang menjadi preseden bahwa zakat tidak hanya menyelesaikan masalah konsumtif sesaat, melainkan menjadi motor pemberdayaan ekonomi berkelanjutan melalui jalur pendidikan.

Sate Pak Rizki

"Keberhasilan para mahasantri hari ini menunjukkan zakat menjadi sarana membangun masa depan. Kami berkomitmen terus menghadirkan program pemberdayaan yang mampu melahirkan generasi muda yang mandiri, kompeten, dan berdaya saing," kata Sulistyo.

Sejak berdiri pada tahun 2022, PeTIK Jombang terbukti konsisten mencetak generasi digital yang kompetitif. Lembaga ini telah meluluskan total 168 alumni dari empat angkatan. Serapan alumninya pun tergolong tinggi; 63 alumni tercatat langsung bekerja, 45 alumni melanjutkan ke perguruan tinggi, dan 25 alumni sukses kuliah sambil bekerja.

Pada kelulusan tahun 2026 ini, sebanyak 43 mahasantri yang berasal dari 11 provinsi dan 30 kota/kabupaten di Indonesia resmi menyandang status alumni setelah menuntaskan program pendidikan IT intensif mereka.

Melalui sinergi berkelanjutan antara PLN dan YBM PLN, investasi sosial lewat jalur pendidikan gratis ini diharapkan terus meluas. 

"Kolaborasi ini berkomitmen membuka pintu kesempatan bagi lebih banyak generasi muda prasejahtera di Indonesia untuk berkembang, berkarya, dan memutus rantai kemiskinan melalui penguasaan teknologi," ungkap Sulistyo.