MEMANGGIL.CO - Sebanyak 28 remaja usia pelajar sekolah terpaksa digelandang paksa ke Mapolresta Pati bersamaan pelaksanaan hari H Pemilu 2024. Penangkapan itu dilakukan polisi, sebab mereka siap melakukan tawuran dan penyerangan kepada kelompok remaja lain.

Mirisnya lagi, puluhan remaja tersebut nekat membawa senjata tajam berupa clurit dan pedang. Peristiwa yang membahayakan ini terjadi pada Rabu (14/02) pukul 09.00 WIB, di saat masyarakat dan aparat keamanan tengah disibukkan dalam hajatan Pemilu.

Dari keterangan Polresta Pati yang diterima Jumat (16/2) ini, para pelaku nekat ditangkap polisi di dua titik berbeda, yakni dari Kecamatan Margorejo dan di Jalan Pati-Margorejo.

Saat ditangkap, polisi langsung menyita sebelas senjata tajam berupa celurit dan pedang sebagai barang bukti dari tangan para pelaku. Beruntung aksi tersebut berhasil terendus polisi saat berpatroli.

Saat ini kami masih mendata dan identifikasi para pelaku. Namun yang pasti, mereka masih usia muda, ujar Kapolresta Pati melalui Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, Kamis (15/02).

Terungkapnya rencana tawuran berdarah itu, kata Aflan Armin, setelah polisi menerima laporan dari warga di sekitar lokasi penangkapan para pelaku. Dalam laporan warga, belasan remaja yang berkumpul diduga hendak melakukan tawuran antar kelompok.

HUT RI

Menurut Alfan Amrin, kecurigaan para warga semakin diperkuat adanya jejak aktivitas di media sosial. Ia menyebut melalui salah satu platform media social, dua geng kelompok remaja ini saling membuat janji untuk bertemu.

Laporan warga kami terima sejak Rabu pagi (14/2) pukul 03.00 WIB. Kami langsung bergerak melibatkan personel Polsek Margorejo dan dibantu warga menangkap belasan remaja tersebut, pungkas Kompol Alfan Armin.