Presiden Akan Tambah Anggaran Bansos? Ini Penjelasan Mensos Gus Ipul

author Ma'rifah Nugraha

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kiri baju putih) (Memanggil.co/Ist)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kiri baju putih) (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan penambahan anggaran untuk bantuan sosial (bansos).

Hal ini disampaikan Gus Ipul sebagai respons terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang tidak akan memengaruhi program-program pro-rakyat.

"Untuk bansos, tidak ada pemotongan. Bantuan sosial ini diberikan secara langsung kepada masyarakat, tanpa ada yang dipotong. Bahkan, jika memungkinkan, Presiden justru berencana untuk menambahnya, khususnya untuk masyarakat yang membutuhkan," kata Gus Ipul, di Jakarta, Senin (3/2/2025).

Gus Ipul menegaskan bahwa efisiensi anggaran hanya berlaku pada kebutuhan operasional atau hal-hal lain yang bisa dialihkan untuk kepentingan yang lebih prioritas. Sementara itu, anggaran untuk program pro-rakyat tetap dijaga dan bahkan diprioritaskan.

"Anggaran untuk operasional memang akan dikurangi, tetapi untuk program pro-rakyat, seperti bantuan sosial, tidak ada pengurangan. Presiden bahkan memikirkan cara untuk menambahnya, terutama untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem," ujar Gus Ipul.

Menteri Sosial juga menambahkan bahwa penambahan bantuan sosial tersebut akan didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang saat ini tengah diselesaikan.

"Kami masih menunggu selesainya data tunggal ini. Setelah selesai, kami akan memetakan kembali profil masyarakat dan menentukan jenis intervensi yang sesuai, seperti perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Kementerian Sosial akan bekerja sama dengan kementerian-kementerian lain untuk memastikan pemberdayaan masyarakat agar tidak bergantung pada bantuan sosial.

"Kami akan menyesuaikan sasaran dengan data yang baru, dan mohon dimaklumi jika nanti ada penerima manfaat yang sebelumnya mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) atau bantuan sosial lainnya, namun tidak menerima lagi karena sudah mengikuti data tunggal sosial ekonomi yang baru," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar juga menyampaikan bahwa pemerintah akan fokus untuk memberikan bantuan kepada 3,1 juta penduduk Indonesia yang tergolong miskin ekstrem.

"Kami fokus untuk mengatasi seluruh permasalahan yang dihadapi oleh saudara-saudara kita yang berada dalam kategori miskin ekstrem," ujarnya.

Berita Terbaru

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi menyusul investigasi dugaan kekerasan verbal melalui grup Wh…

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan Kereta A…

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Grobogan, MEMANGGIL.CO – Angtota Bawaslu Grobogan dilantik sebagai Majelis Pembimbing dan Pembina Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang (Kwarcab) G…

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Surabaya.MEMANGGIL.CO  — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) akan mengawal target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Li…

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Blora, MEMANGGIL.CO - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu,…

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali membuka gelaran tahunan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 di Alun-alun …