Maros, MEMANGGIL.CO - Pesawat milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hingga saat ini, tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih terus melakukan upaya pencarian di titik koordinat terakhir.
Pesawat yang hilang merupakan jenis ATR 42-400 dengan nomor seri 611. Pesawat buatan tahun 2000 tersebut sedang menempuh rute penerbangan dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta (JOG) menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (UPG).
Kronologi Singkat
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat tersebut dipiloti oleh Capt. Andy Dahananto. Pesawat sedianya mendarat di Makassar setelah menempuh perjalanan dari Yogyakarta. Namun, komunikasi terputus saat pesawat memasuki wilayah udara Kabupaten Maros.
"Benar, kami menerima laporan terkait pesawat Indonesia Air Transport yang hilang kontak di sekitar wilayah Maros," ujar pihak terkait dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
Upaya Pencarian Basarnas
Pihak Basarnas telah mengerahkan tim menuju lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya kontak radar. Namun, hingga berita ini diturunkan, keberadaan fisik pesawat maupun tanda-tanda keberadaannya belum ditemukan.
Beberapa poin utama terkait insiden ini antara lain:
Jenis Pesawat: ATR 42-400 (Nomor Seri 611)
Rute: Yogyakarta (JOG) - Makassar (UPG)
Pilot in Command: Capt. Andy Dahananto
Lokasi Terakhir: Wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Kondisi Lapangan
Medan di wilayah Maros yang terdiri dari pegunungan dan hutan cukup menantang tim gabungan dalam melakukan penyisiran. Cuaca di sekitar lokasi juga menjadi faktor yang terus dipantau oleh tim evakuasi di lapangan.
Pihak otoritas bandara dan maskapai Indonesia Air Transport belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jumlah penumpang maupun kru tambahan yang berada di dalam pesawat tersebut.