Blora, MEMANGGIL.CO - Dalam tradisi Jawa, weton masih sering dijadikan pedoman untuk membaca watak, karakter, hingga kecenderungan sifat seseorang.

Salah satunya adalah weton Minggu Kliwon, yang menurut perhitungan primbon memiliki neptu 13 dari Minggu (5) dan Kliwon (8). Weton ini disebut-sebut memiliki karakter kuat namun cenderung pendiam.

Dalam kitab Primbon Betaljemur Adammakna dan Primbon Pawukon, Minggu Kliwon berada di bawah naungan Lintang Laweyan, dengan watak utama Lakuning Lintang, atau diibaratkan seperti bintang di langit tidak selalu terlihat ramai, tetapi memiliki cahaya dan pengaruh.

1. Watak Umum Minggu Kliwon (Lakuning Lintang)

Orang yang lahir pada weton Minggu Kliwon dikenal sebagai pribadi yang pendiam, tertutup, dan mandiri. Mereka lebih nyaman berjalan sendiri tanpa banyak bergantung pada orang lain. Meski tidak banyak bicara, pemikirannya dalam dan tidak sembarangan mengambil keputusan.

2. Wibawa dan Kharisma Alami

Meski terlihat tenang dan sederhana, Minggu Kliwon memiliki wibawa dan kharisma alami. Banyak orang merasa segan atau hormat tanpa tahu alasannya. Dalam lingkungan tertentu, mereka bisa tampil sebagai sosok pemimpin yang disegani, bukan karena suara keras, tapi karena sikap dan ketegasan.

3. Bijaksana dan Dewasa dalam Bersikap

Dalam primbon Jawa, Minggu Kliwon digambarkan sebagai pribadi yang bijaksana dan matang secara emosional. Tak jarang mereka menjadi tempat curhat atau dimintai nasihat, meskipun mereka sendiri tidak suka menonjolkan diri.

4. Sisi Positif: Tulus dan Pekerja Keras

Sate Pak Rizki

Weton ini dikenal memiliki hati yang tulus dan dermawan, suka menolong tanpa pamrih. Selain itu, mereka termasuk pekerja keras dan tidak mudah menyerah. Dalam beberapa perhitungan primbon, Minggu Kliwon juga dikaitkan dengan sifat tibo dunyo, yakni rezeki yang datang dari usaha dan ketekunan.

5. Sisi Negatif: Sensitif dan Keras Kepala

Di balik keteguhan pendirian, Minggu Kliwon memiliki sisi sensitif dan mudah tersinggung. Jika perasaannya terluka, butuh waktu lama untuk pulih. Keteguhan prinsipnya juga bisa berubah menjadi keras kepala, terutama jika merasa pendapatnya paling benar.

6. Pantangan yang Perlu Diwaspadai

Dalam kepercayaan primbon Jawa, Minggu Kliwon memiliki pantangan terkait air, terutama perjalanan jauh melalui laut atau aktivitas yang berisiko di air. Pantangan ini lebih dimaknai sebagai peringatan agar lebih waspada dan tidak ceroboh.

Secara keseluruhan, weton Minggu Kliwon digambarkan sebagai pribadi yang kuat dari dalam, berwibawa, mandiri, dan bijaksana, namun perlu belajar mengelola emosi agar tidak mudah tersinggung.

Dalam falsafah Jawa, keseimbangan batin menjadi kunci agar watak Lakuning Lintang bisa bersinar dengan baik.