Semarang, MEMANGGIL.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Senin, 19 Januari 2026, menyusul dampak genangan air di petak jalur Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7.
Pembatalan perjalanan dilakukan sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan operasional, meski kondisi genangan air dilaporkan mulai surut sejak Senin pagi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan proses penanganan lintasan terus dilakukan secara intensif. Menurutnya, kondisi jalur belum sepenuhnya aman untuk dilalui dengan kecepatan normal.
“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami. Meski jalur sudah dapat dilewati secara terbatas, sejumlah perjalanan masih harus dibatalkan hingga lintasan benar-benar dinyatakan aman,” ujar Luqman.
Hingga Senin pagi, puluhan perjalanan KA dari dan menuju wilayah Daop 4 Semarang dibatalkan, mencakup kereta api jarak jauh dan menengah.
Kereta yang terdampak antara lain Argo Sindoro, Argo Merbabu, Argo Muria, Kamandaka, Kaligung, Menoreh, Tegal Bahari, hingga Ambarawa Ekspres, dengan relasi ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Cirebon, Tegal, Purwokerto, dan Cilacap.
Pembatalan tidak hanya terjadi pada KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 4, tetapi juga pada KA yang melintas maupun menjadikan wilayah Daop 4 sebagai tujuan akhir.
Jalur Sudah Bisa Dilalui, Kecepatan Dibatasi
KAI memastikan bahwa ketinggian genangan air per pukul 06.00 WIB telah berada di bawah kepala rel, baik pada jalur hulu maupun hilir di KM 88+6/7 dan KM 89+0/1.
Namun demikian, lintasan tersebut hanya dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam.
Pengawasan ketat dilakukan oleh petugas prasarana untuk memastikan tidak ada gangguan struktur rel akibat genangan air dan potensi dampak banjir.
“Pembatasan kecepatan dan pengawasan intensif merupakan prosedur keselamatan sebelum jalur dinyatakan normal sepenuhnya,” jelas Luqman.
Pelanggan Berhak Refund 100 Persen
KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen di luar biaya pesan bagi pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan.
Pengajuan pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun atau Call Center 121, dengan batas waktu 7 x 24 jam sejak tanggal keberangkatan yang tertera pada tiket.
KAI Daop 4 Semarang menegaskan akan terus melakukan pemantauan lapangan, pemeriksaan struktur jalan rel, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.
“Setiap keputusan operasional kami ambil dengan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Informasi terbaru akan terus kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.