Blora, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten Blora menuntaskan ratusan program pembangunan lintas sektor sepanjang tahun 2025. Program tersebut meliputi pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, perumahan, penerangan umum, hingga penguatan sektor sosial dan pendidikan, sebagai bagian dari percepatan pembangunan daerah.
Data resmi Pemkab Blora mencatat, pembangunan jalan kabupaten sepanjang 114,88 kilometer telah direalisasikan selama 2025. Dari total jaringan jalan yang ada, kondisi jalan mantap kini mencapai 69,51 persen atau setara 636,82 kilometer, menunjukkan peningkatan kualitas konektivitas antarwilayah.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga melakukan rehabilitasi dan pemeliharaan saluran irigasi sepanjang 40.845 meter.
Program ini bertujuan mendukung sektor pertanian serta menjaga keberlanjutan sumber air bagi masyarakat.
Pada sektor perumahan, Pemkab Blora merealisasikan pembangunan 87 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
Di sisi lain, peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan diwujudkan melalui pembangunan 671 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di berbagai kecamatan.
Pembangunan infrastruktur sumber daya air juga dilakukan melalui pembangunan Bendungan Cabean di Kecamatan Todanan, yang diproyeksikan memperkuat ketahanan air dan mendukung aktivitas pertanian masyarakat sekitar.
Di bidang sosial dan keagamaan, Pemkab Blora menyalurkan insentif kepada 9.758 penerima, yang terdiri dari guru madrasah diniyah, TPQ, takmir masjid dan musala, serta guru sekolah minggu.
Selain itu, bantuan pendidikan tahfidz diberikan kepada 295 penerima manfaat.
Sementara untuk pemenuhan layanan dasar, pemerintah daerah memperluas akses air bersih melalui perluasan SPAM sebanyak 87 Sambungan Rumah (SR) serta program PAMSIMAS dengan 830 SR, guna menjangkau wilayah yang sebelumnya belum terlayani optimal.
Bupati Blora H. Arief Rohman menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak.
“Pembangunan yang kita capai sepanjang 2025 adalah hasil kerja bersama. Kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Blora,” ujar Gus Arief, panggilannya ditulis Rabu (21/1/2026).
Ia menegaskan komitmen Pemkab Blora untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus melanjutkan pembangunan secara bertahap dan terukur agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Blora,” tegasnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, Pemkab Blora menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata di tahun-tahun berikutnya.