Blora, MEMANGGIL.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Kabupaten Blora hari ini didominasi berawan dengan potensi hujan ringan hingga hujan disertai petir di sejumlah wilayah, (8/2/26). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama pada siang hingga sore hari.

Pada pagi hari, suhu udara di wilayah Blora berada di kisaran 25-28 derajat Celcius. Sejak pukul 07.00 WIB, hujan ringan sudah mulai berpeluang turun dengan kemungkinan sekitar 20 persen. Kondisi berawan masih mendominasi hingga menjelang siang.

Memasuki pukul 09.00 hingga tengah hari, potensi cuaca ekstrem mulai meningkat. BMKG mencatat peluang gerimis berpetir mencapai 80 persen pada rentang waktu pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Suhu udara saat itu berkisar 28-29 derajat Celcius, dengan kondisi cuaca yang bisa berubah cepat dari berawan menjadi hujan disertai petir tidak merata.

Pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, cuaca masih berpotensi hujan dan badai petir tidak merata dengan peluang sekitar 40-50 persen. Sementara itu, suhu mulai turun perlahan ke kisaran 27-28 derajat Celcius.

BMKG juga menyebutkan, wilayah Jati, Kradenan, dan Randublatung menjadi daerah dengan potensi hujan paling tinggi, mencapai sekitar 94 persen.

Warga di wilayah tersebut diimbau lebih waspada terhadap kemungkinan hujan yang turun cukup sering, meski intensitasnya diperkirakan masih dalam kategori ringan hingga sedang.

Sate Pak Rizki

Sementara itu, wilayah lain di Kabupaten Blora, termasuk Kecamatan Blora kota, diperkirakan memiliki potensi hujan sekitar 93 persen. Namun secara umum, hujan yang turun diprediksi berstatus hujan ringan dan tidak berlangsung terus-menerus.

Pada malam hari, cuaca di sebagian besar wilayah Blora kembali berawan, dengan suhu udara menurun hingga 25-26 derajat Celcius. Peluang hujan mulai berkurang, meskipun beberapa wilayah masih berpotensi mengalami hujan ringan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca terkini, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, petani, dan pengguna jalan. Kewaspadaan tetap diperlukan agar aktivitas harian dapat berjalan aman dan lancar.