Cepu, MEMANGGIL.CO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus menggencarkan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sharing kesehatan bertajuk kewaspadaan terhadap Hepatitis B kronis yang dikenal sebagai penyakit “diam-diam” namun berbahaya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026) di ruang tunggu poliklinik RSUD Cepu dengan melibatkan pasien dan keluarga pasien sebagai peserta edukasi.
Narasumber kegiatan, dr. Siska Rahardina, menjelaskan bahwa Hepatitis B kronis merupakan infeksi hati yang kerap tidak menunjukkan gejala, sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya.
“Hepatitis B kronis adalah infeksi hati yang sering kali tidak bergejala, sehingga banyak penderita tidak menyadarinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat banyak kasus baru terdeteksi setelah penyakit memasuki tahap yang lebih serius.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa penularan Hepatitis B dapat terjadi melalui darah dan cairan tubuh. Risiko juga meningkat jika seseorang menggunakan barang pribadi secara bersama-sama.
“Penularannya dapat terjadi melalui darah dan cairan tubuh, termasuk penggunaan barang pribadi seperti pisau cukur dan sikat gigi secara bersama,” jelasnya.
Selain itu, rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin turut menjadi faktor yang memperbesar risiko penyebaran penyakit ini.
RSUD Cepu juga menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui vaksinasi serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksin Hepatitis B. Penting juga melakukan pemeriksaan di poli penyakit dalam agar kondisi terpantau dan mendapat penanganan yang tepat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Hepatitis B kronis bukan penyakit yang bisa dianggap sepele. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius.
“Jika tidak diobati, penyakit ini dapat berkembang menjadi sirosis, muntah darah, perut membesar, mata menguning, hingga kanker hati,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, RSUD Cepu berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Hepatitis B semakin meningkat, khususnya dalam hal pencegahan dan deteksi dini.