Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sejumlah relawan asal Indonesia dipastikan bergabung dalam misi internasional Land Convoy menuju Gaza. Misi ini merupakan bagian dari inisiatif global yang digagas oleh Global Sumud Flotilla.
Dewan Pengarah GPCI (Global People's Coalition for Indonesia), Ziyad mengatakan bahwa keterlibatan ini adalah ikhtiar kolektif masyarakat sipil dalam merespons krisis kemanusiaan global.
"Misi ini bukan sekadar perjalanan lintas negara, tetapi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan bantuan dan kepedulian. Tidak semua harus berada di lokasi, namun setiap orang dapat mengambil peran dalam cara yang berbeda," jelas Ziyad, usai doa bersama dan pelepasan relawan di Masjid Nuruzzaman, Kampus B Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Minggu (03/05/2026).
Pemilihan Surabaya sebagai lokasi pelepasan bukan tanpa alasan. Panitia berharap semangat kepedulian terhadap isu Gaza tidak hanya terpusat di wilayah Jakarta atau Jawa Barat saja, tetapi juga tumbuh merata di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Selain jalur darat, upaya kemanusiaan ini juga telah bergerak melalui jalur laut yang sudah dimulai sejak April 2026 dari Barcelona, Spanyol.
Mengingat rute yang dilalui memiliki kompleksitas keamanan yang tinggi, pihak penyelenggara menekankan pentingnya prinsip perdamaian dan koordinasi. Saat ini, tim sedang mengupayakan komunikasi intensif dengan pihak berwenang.
"Kami sedang mengupayakan untuk bisa terhubung dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Mesir. Harapannya para relawan bisa mendapatkan sambut baik dan keamanan terjamin," kata Ziyad.
Misi kemanusiaan berupa konvoi darat ini direncanakan memulai titik keberangkatan dari Tripoli, Libya.
Peserta akan melintasi wilayah Libya hingga Mesir, dengan target tujuan akhir di perbatasan Rafah, yang merupakan akses utama distribusi bantuan ke Gaza.
Misi besar ini tidak hanya melibatkan Indonesia, tetapi juga ribuan partisipan lintas negara dengan berbagai latar belakang keahlian, mulai dari relawan kemanusiaan, tenaga medis profesional dan tenaga teknis pendukung.
Dalam misi Land Convoy kali ini, Indonesia mengirimkan total 6 orang relawan. Surabaya berkontribusi mengirimkan 2 orang wakil yang akan bergabung dengan 4 rekan lainnya dari Jakarta dan Bandung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan publik semakin teredukasi dan terdorong untuk memberikan kontribusi, baik dalam bentuk doa, dukungan moral, maupun bantuan materiil lainnya bagi masyarakat di Gaza.