Surabaya, MEMANGGIL.CO – Memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi pelestarian lingkungan.
Kali ini, melalui penanaman pohon di kawasan Gardu Induk (GI) 150 kV Jatigedong, akhir April lalu. Aksi ini sekaligus menjadi momentum penguatan program GI Andal (Aman, Nyaman, Disiplin, Asri, dan Lancar) guna menjamin keandalan pasokan listrik.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran manajemen, pegawai, mitra kerja, serta Srikandi PLN UIT JBM.
Kehadiran para personel ini memperkuat korporasi dalam menciptakan infrastruktur ketenagalistrikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penanaman pohon di area GI Jatigedong bertujuan untuk memperbaiki kualitas udara dan menciptakan ekosistem hijau di sekitar fasilitas vital negara.
Selain dampak ekologis, upaya tersebut bagian dari standarisasi lingkungan kerja yang sehat bagi para petugas di lapangan.
Bersamaan dengan aksi hijau tersebut, PLN UIT JBM juga mengimplementasikan program GI Andal.
Program ini merupakan standar strategis untuk memastikan seluruh aspek operasional di gardu induk berjalan tanpa hambatan.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan, aspek lingkungan dan teknis harus berjalan beriringan.
Menurutnya, lingkungan kerja yang asri akan mendukung kedisiplinan dan keselamatan kerja para pegawai.
"Program GI Andal adalah upaya berkelanjutan kami untuk memastikan kondisi gardu induk tetap terjaga, baik dari sisi keselamatan, keandalan peralatan, maupun kenyamanan lingkungan," kata Ika dalam keterangan resminya, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menambahkan, target utama dari standarisasi ini adalah mencapai zero accident (nihil kecelakaan kerja) dan zero breakdown (nihil gangguan alat).
"Dengan tercapainya target tersebut, PLN menjamin pasokan listrik ke masyarakat akan tetap stabil dan andal," pungkas Ika Sudarmaja.