Blora, MEMANGGIL.CO - Kebakaran melanda sebuah warung geprek di Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jumat (14/8/2026) siang. Api yang berkobar dari warung tersebut nyaris merembet ke bangunan Indomaret yang berada persis di sebelahnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Api disebut sudah membesar ketika petugas Damkar mengetahui kejadian tersebut.
Informasi awal mengenai kebakaran didapat setelah seorang karyawan warung datang ke Pos Damkar Ngawen. Karyawan tersebut bermaksud meminjam alat pemadam api ringan (APAR) karena mengetahui adanya kebocoran gas.
Namun, kondisi di lapangan sudah cukup mengkhawatirkan. Petugas melihat kobaran api dari arah warung dan langsung bergerak menuju lokasi.
Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Blora, Hariyanto Purnomo, mengatakan petugas tidak menunggu lama untuk melakukan penanganan.
“Karyawan geprek datang ke pos damkar Ngawen, mau pinjam APAR karena gas bocor, belum sempat menjawab, api kelihatan dari pos damkar sudah besar, dan anggota langsung menuju lokasi,” ujar Hariyanto.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Pemadaman langsung dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke bangunan di sekitar.
Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran, Hariyanto menyebut kebakaran dipicu oleh kebocoran gas dari kompor.
“Dari kompor mas, gasnya bocor,” jawabnya.
Lokasi warung yang berdempetan dengan Indomaret menjadi perhatian petugas. Api yang membesar berpotensi menyambar bangunan minimarket apabila tidak segera dikendalikan.
Indomaret Aman, Api Berhasil Dipadamkan
Dalam proses pemadaman, Damkar mengerahkan satu unit dari Pos Ngawen dan satu unit dari Mako Blora. Penanganan juga diperkuat satu unit suplai serta empat unit dari BPBD.
Sejumlah armada tersebut dikerahkan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mengantisipasi kemungkinan api meluas.
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Api tidak sampai merembet ke bangunan Indomaret.
“Indomaret aman, tidak terdampak,” ujar Hariyanto.
Proses pemadaman dan penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 13.55 WIB. Setelah api padam, petugas melakukan pengecekan guna memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian material masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Hariyanto mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Damkar apabila menemukan kebakaran. Warga diminta tidak menunggu api membesar karena semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula petugas dapat melakukan penanganan.
“Kalau ada kebakaran segera lapor Damkar, tidak usah nunggu api besar,” tegasnya.