MEMANGGIL.CO - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soeprapto, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, drg Wilys Yuniarti mengaku pihaknya tengah konsen terhadap kasus stunting.

Menurut drg Wilys, panggilannya, bahwa saat ini sedang mengelola satu kelurahan kaitan hal tersebut. Yaitu membuat program percontohan penanganan kasus stunting di Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu.

Upaya tersebut sebagai bentuk kepedulian RSUD dr R Soeprapto Cepu dalam hal penanganan stunting.

"Kita saat ini betul sekali, sedang mengelola satu kelurahan binaan stunting yaitu Tambakromo," terangnya pada Memanggil.co, Rabu (05/07/2023).

Dokter Wilys mengatakan, peran RSUD dr R Soeprapto Cepu sendiri bisa diwujudkan melalu pendampingan, edukasi dan perawatan bayi stunting.

Dengan konsekwensi, menyiapkan dan melibatkan sejumlah tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kecamatan Cepu.

HUT RI

"Juga kerjasama RSUD Cepu dengan rumah sakit yang ada di sekitarnya, Puskesmas, dan rumah sakit swasta lainnya, seperti dengan RS PKU Cepu," kata mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Blora ini.

Lebih lanjut, drg Wilys mengaku, bahwa pihaknya selalu bersinergi dengan stakeholder lain. Seperti contoh dengan Puskesmas, klinik swasta, dan dokter praktek pribadi.

"Tidak menutup kemungkinan dengan rumah sakit sekitar sebagai bentuk kemitraan," pungkasnya.