MEMANGGIL.CO - Jika ada pemangku pemerintahan dalam menyambut HUT RI ke-78 dengan sengaja memanfaatkan dan mencari sumbangan dari masyarakat, sebaiknya jangan dicontoh. Karena, cara tersebut kurang tepat lantaran pemerintahan sendiri sudah digelontori anggaran negara.
Barangkali lebih tepatnya mencontoh cara yang dilakukan di RW 01 Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Warga setempat mengadakan lomba mural pitulasan tingkat nasional dengan cara mandiri alias swadaya masyarakat sendiri.
"Kali ini di RW kita mengadakan mural pitulasan dalam rangka HUT RI ke 78, dan kali ini adalah lomba yang pertama kita adakan," ujar panitia mural pitulasan, Setiawan Eko Andrianto kepada Memanggil.co, Sabtu (05/08/2023).
Menurut Andri, panggilannya, peserta lomba mural pitulasan di lingkungannya ini disebutnya lomba tingkat nasional. Karena, pesertanya dari berbagai daerah.
"Ada yang dari Magelang, Karawang, Surabaya dan kota-kota besar lainnya," ucapnya, yang diketahui warga setempat juga ada yang ikut.
Andri mengungkapkan, lomba mural pitulasan di lingkungannya diikuti kurang lebih sebanyak 25 peserta. Adapun hadiahnya, diakuinya tidak dari sumbangan pemerintah.
"Untuk pendanaan kita dari swadaya masyarakat sendiri. Sampai saat ini belum ada (sumbangan dari pemerintah kecamatan atau kabupaten)," ungkapnya, yang diketahui syarat pendaftaran lomba mural pitulasan di lingkunganya dikenai biaya Rp 50 ribu.
Andri berharap dengan adanya kegiatan lomba mural pitulasan ini, bisa menjadi wadah buat yang suka menggambar.

"Ini sekaligus sebagai bentuk guyup rukun bareng sesama penggiat seni," katanya, yang juga menyebutkan lomba mural pitulasan di lingkungannya digelar dari Sabtu 05 Agustus hingga 07 Agustus 2023.
"Terakhir Senin. Untuk hadiah total kita ada 5 juta, serta piagam dan sertifikat," imbuhnya.
Sementara itu, peserta lomba mural pitulasan, Jihan mengaku, sudah sekitar 5 tahunan lebih menjadi seniman lukis mural di dinding atau tembok.
Serta kaitan bakatnya itu, dirinya berharap banyak yang mendukung.
"Ya lebih dikasih ruang lagi pak, untuk seniman (lukis mural)," kata Jihan memungkasi.