Sistem Antrean RSUD dr. R. Soeprapto Cepu Makin Efisien, Waktu Tunggu Pasien Turun Drastis

Reporter : Winda Cahya Rofikho
Poliklinik RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. (Foto: Dok. Pribadi/ Memanggil.co)

Cepu, MEMANGGIL.CO - RSUD dr. R. Soeprapto Cepu terus melakukan transformasi layanan kesehatan dengan mengoptimalkan sistem antrean dan pendaftaran pasien berbasis online, offline, dan hybrid.

Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Blora tersebut dalam meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi waktu, serta kenyamanan pasien.

Digitalisasi layanan ini memungkinkan pasien untuk memilih metode pendaftaran sesuai kebutuhan. Bagi peserta BPJS Kesehatan, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN.

Sementara pasien non-BPJS atau pasien umum dapat mendaftar secara daring melalui laman resmi rumah sakit di sehat.rsudsoeprapto.id, maupun secara langsung di loket pendaftaran.

Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, melalui Kabag Humas, Hukum, dan Sistem Informasi Manajemen RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Teguh Widodo, menegaskan bahwa perbedaan sistem pendaftaran tidak memengaruhi kualitas layanan medis yang diterima pasien.

“Pelayanan medis antara pasien BPJS dan pasien umum tetap sama. Tidak ada perbedaan dalam penanganan, pemeriksaan, maupun tindakan medis. Yang berbeda hanya alur administrasi pendaftarannya,” ujarnya, ditulis Selasa (20/1/2026).

Alur Pelayanan Terintegrasi

Teguh menjelaskan, setelah proses registrasi selesai, pasien akan melalui tahapan pelayanan yang telah terintegrasi. Pasien pertama-tama menjalani pemeriksaan awal di Nurse Station untuk pengecekan kondisi dasar, kemudian dilanjutkan pemeriksaan oleh dokter sesuai poli tujuan.

Apabila dokter menilai diperlukan pemeriksaan lanjutan, pasien akan diarahkan menjalani pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi, atau rontgen. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dibacakan dan dievaluasi oleh dokter sebelum pasien mendapatkan resep obat.

“Setelah pemeriksaan selesai, pasien mengambil obat di instalasi farmasi, kemudian menyelesaikan administrasi sebelum diperbolehkan pulang. Seluruh alur ini kami rancang agar lebih ringkas dan tidak berulang,” jelasnya.

Imbauan Waktu Kedatangan Pasien

Dalam rangka mendukung kelancaran sistem antrean, pihak rumah sakit juga memberikan imbauan terkait waktu kedatangan pasien.

Pasien BPJS Kesehatan dianjurkan datang sekitar satu jam sebelum jadwal praktik dokter, sementara pasien umum dapat datang lebih awal dan menyesuaikan kembali dengan jam praktik dokter yang bersangkutan.

Langkah ini dinilai penting untuk menghindari penumpukan pasien di ruang tunggu serta memastikan antrean berjalan tertib dan terkontrol.

Waktu Tunggu Pasien Berhasil Ditekan

Penerapan sistem antrean digital ini membawa dampak signifikan terhadap efisiensi pelayanan. Teguh menyampaikan bahwa waktu tunggu pasien mengalami penurunan drastis dibandingkan sebelum sistem ini diterapkan.

“Sebelum ada sistem antrean digital, waktu tunggu pasien bisa lebih dari satu jam. Sekarang, rata-rata waktu tunggu hanya 16 menit 47 detik. Ini menjadi indikator bahwa transformasi digital yang kami lakukan berjalan efektif,” ungkapnya.

Menurutnya, penurunan waktu tunggu ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pasien, tetapi juga membantu tenaga kesehatan dalam mengatur alur kerja secara lebih terencana dan efisien.

Komitmen Peningkatan Layanan

Manajemen RSUD dr. R. Soeprapto Cepu memastikan bahwa inovasi layanan tidak berhenti pada sistem antrean dan pendaftaran. Ke depan, rumah sakit akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Digitalisasi adalah salah satu langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.

Dengan penerapan sistem antrean dan pendaftaran yang semakin modern, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu berharap mampu menjadi rujukan layanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap mengedepankan sentuhan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru