Tuban, MEMANGGIL.CO – Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa, mimpi, dan harapan, SE (15), seorang pelajar perempuan di Tuban, harus menghadapi kenyataan pahit yang sulit dibayangkan.
Cinta yang ia percayai berubah menjadi perangkap, meninggalkan luka yang tidak hanya fisik tetapi juga batin.
Semua bermula dari hubungan yang terlihat manis. SE menjalin kedekatan dengan FCO (30), seorang pria warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Bagi seorang remaja, perhatian dan janji manis dari pria yang lebih dewasa seringkali terasa menenangkan dan meyakinkan. Ia percaya telah menemukan sosok yang bisa melindunginya.
Namun kenyataan berkata lain.
Kedekatan itu berubah menjadi mimpi buruk ketika pelaku membujuk SE melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri di kamar kos Kelurahan Perbon, Kecamatan Kota, Tuban.
Dari situ, perlahan SE dijadikan alat untuk keuntungan pelaku.
FCO tidak hanya melakukan kekerasan seksual terhadap korban, tetapi juga menjualnya kepada pria lain melalui pesan WhatsApp, dengan tarif Rp300 ribu per pertemuan.
Lebih keji lagi, setiap aksi itu diminta untuk direkam sebagai koleksi sekaligus alat ancaman agar korban patuh.
“Pelaku menawarkan korban kepada laki-laki hidung belang melalui aplikasi WhatsApp dengan tarif tiga ratus ribu rupiah,” jelas Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, Kamis (12/3/2026).
Suatu saat, seorang pria berinisial SP (25), mahasiswa asal Tuban, datang ke kamar kos untuk memanfaatkan korban. SE harus menghadapi situasi yang tidak pernah ia pilih, sementara FCO menunggu di luar, menatap korban seolah semuanya biasa saja.
Kasus ini akhirnya terungkap berkat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban. Dari hasil penyelidikan, diketahui peristiwa itu terjadi berulang kali.
Barang bukti berupa satu keping CD rekaman aksi kekerasan terhadap korban turut diamankan. Kini, pelaku telah diamankan dan proses hukum tengah berjalan.
"Pelaku telah ditahan beserta barang bukti sudah diamankan anggota," ungkap IPTU Siswanto.
Namun, luka yang tertinggal bagi SE jauh lebih dalam daripada sekadar fisik. Ia harus berjuang memulihkan diri dari pengkhianatan orang yang pernah ia cintai.