Panduan Lengkap Zakat Fitrah 1447 H/2026 M: Pengertian, Waktu, Besaran, Niat, dan Doa

Reporter : Winda Cahya Rofikho
Ilustrasi Zakat Fitrah Dok. Canva

Blora, MEMANGGIL.CO - Ramadan 1447 H telah tiba. Salah satu kewajiban yang tidak boleh terlewat bagi setiap Muslim adalah menunaikan zakat fitrah. Berikut panduan lengkapnya. Jum'at, (27/02/2026)


Apa Itu Zakat Fitrah?
Zakat fitrah (zakat al-fitr) adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, yang ditunaikan pada bulan Ramadan dan disempurnakan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Inews Kewajiban ini berlandaskan hadits Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW memerintahkan zakat fitrah dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat Id. (HR Bukhari Muslim)
Selain menyucikan diri setelah berpuasa, zakat fitrah juga merupakan wujud kepedulian sosial agar kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat kurang mampu.


Syarat Wajib Zakat Fitrah
Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh individu yang beragama Islam, masih hidup hingga terbenamnya matahari di akhir Ramadan, dan memiliki kelebihan harta untuk kebutuhan pokok pada malam dan hari raya. Republika Online


Waktu Menunaikan Zakat Fitrah
Terdapat beberapa waktu pembayaran zakat fitrah. Waktu mubah dimulai sejak awal masuk bulan Ramadan. Waktu wajib adalah saat matahari terbenam di hari terakhir Ramadan menuju Idul Fitri. Adapun waktu afdhal (terbaik) adalah seusai salat Subuh sebelum dimulainya salat Idul Fitri. Republika Online
Besaran Zakat Fitrah 2026
Berdasarkan SK Ketua BAZNAS No. 14 Tahun 2026, besaran zakat fitrah ditetapkan sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter beras atau makanan pokok per jiwa, atau setara dengan uang senilai Rp50.000,00 per jiwa. Inews Besaran ini dapat berbeda di tiap daerah, menyesuaikan harga pangan lokal setempat.


Niat Zakat Fitrah
Niat merupakan rukun penting dalam berzakat. Niat cukup di dalam hati, namun dianjurkan dilafalkan untuk menghadirkan kekhusyukan.


Untuk diri sendiri:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakātal-fitri 'an nafsī fardhan lillāhi ta'ālā.
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala."


Untuk diri sendiri dan seluruh keluarga:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّيْ وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakātal-fitri 'annī wa 'an jamī'i mā yalzamunī nafaqātuhum syar'an fardhan lillāhi ta'ālā.
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta'ala."


Untuk istri:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakātal-fitri 'an zaujatī fardhan lillāhi ta'ālā.
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala."


Untuk anak laki-laki:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ … فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakātal-fitri 'an waladī … fardhan lillāhi ta'ālā.
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku … (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."


Untuk anak perempuan:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ … فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakātal-fitri 'an bintī … fardhan lillāhi ta'ālā.
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku … (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."


Doa Setelah Membayar Zakat
Selain niat, ada doa khusus yang bisa dibaca setelah membayar zakat: Republika Online
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي وَمِنْ جَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ
Allahumma taqabbal minnī wa min jamī'il muslimīn.
"Ya Allah, terimalah zakatku ini dan zakat seluruh kaum Muslimin."


Doa Penerima Zakat (Mustahik) untuk Pemberi:
آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَبَارَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ، وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا
Ājarakallāhu fīmā a'thaita, wa bāraka fīmā abqaita, wa ja'alahu laka thahūrā.
"Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang tersisa, dan menjadikannya penyuci bagimu."

Pastikan zakat disalurkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS atau amil masjid terdekat agar tepat sasaran. Semoga ibadah Ramadan kita semua diterima Allah SWT. Aamiin.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru