RSUD Tuban Tak Layani Pasien Jantung Sebulan, Ini Alasannya

Reporter : Redaksi
Gedung layanan RSUD dr Koesma Tuban. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Koesma Tuban baru saja meresmikan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) senilai Rp58 miliar pada akhir 2025. Saat itu, gedung baru diharapkan menjadi simbol kemajuan layanan kesehatan di Bumi Ronggolawe, Tuban.

Namun, di balik megahnya fasilitas tersebut, rumah sakit milik Pemkab Tuban masih menghadapi persoalan serius berupa kekurangan dokter spesialis jantung.

Baca juga: Berikut Nama-nama "Bani Mas'ud": Satu Keluarga Kuasai Kursi Strategis di Kaltim

Akibatnya, Klinik Jantung RSUD dr Koesma Tuban terpaksa libur sementara selama sebulan penuh, mulai 26 Februari hingga 24 Maret 2026, dan dijadwalkan kembali beroperasi pada 25 Maret 2026.

Plt Direktur RSUD dr Koesma Tuban, dr. Abdul Rochman, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini disebabkan tidak adanya jadwal praktik dokter jantung dalam periode tersebut.

“Penghentian sementara ini karena adanya penghentian jadwal praktik dokter jantung kami, dari tanggal 26 Februari sampai 24 Maret 2026,” terang dr. Rochman, dikutip Rabu (4/3/2026).

Untuk menjaga layanan pasien, ia mengaku pihak rumah sakit mengalihkan skema pelayanan ke rumah sakit lain yang memiliki dokter jantung. Selain itu, pasien yang sudah mendaftar secara daring diinformasikan melalui WhatsApp dan dibantu proses rujukan ke fasilitas kesehatan lain.

Baca juga: Nomor Lama Diretas, Tiga Kadis Tuban Hadapi Serangan Hacker

“Kami sudah menginformasikan via WA ke seluruh pasien yang sudah terlanjur daftar online dan membantu melakukan perubahan rujukan ke RS lain,” tambah dr. Rochman.

Menurutnya, manajemen RSUD dr Koesma Tuban menegaskan bahwa penutupan sementara Klinik Jantung tidak berdampak pada layanan lain di rumah sakit. Salah satu dokter jantung yang saat ini sedang menempuh pendidikan dijadwalkan kembali bertugas pada 25 Maret 2026.

“Insyaallah dr. Hariman, SpJP, yang sedang sekolah, tanggal 25 Maret 2026 sudah bisa praktik kembali,” ujarnya.

Baca juga: Polemik Lebar Sungai Kalianak, DPRD Surabaya Minta Penandaan Rumah Warga Dihentikan Sementara

Lebih lanjut, manajemen juga memastikan akan ada penambahan dua dokter spesialis jantung baru dalam waktu dekat. Saat ini, proses pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) tengah berjalan.

“Kami sudah ada komitmen penambahan dua dokter jantung baru. Semoga satu sampai dua bulan ke depan sudah siap praktik di RSUD dr Koesma,” pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru