Satu di Antara 10 Kandidat Calon Ketua PKB Blora Sempat Remidi Saat UKK Tahap I di Semarang

Reporter : Redaksi
Para calon Ketua DPC PKB dari berbagai daerah di Jawa Tengah ketika mengikuti UKK yang diselenggarakan di UNNES. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Seorang narasumber primer yang enggan disebut namanya menyampaikan kabar mengejutkan saat DPW PKB Jawa Tengah mengadakan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap I untuk menyaring calon Ketua DPC PKB yang dilaksanakan di UNNES pada Minggu, 26 April 2026 lalu.

Beberapa kandidat calon Ketua PKB, termasuk dari Kabupaten Blora ternyata ada yang remidi dalam UKK. Ini membuktikan bahwa ambisi besar belum tentu selaras diimbangi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni sehingga harus remidi. 

Baca juga: Gadis Cantik Asal Blora Dilaporkan Hilang di Sidoarjo, Putus Kontak Lebih dari Tiga Pekan

"Ya, memang ada beberapa yang remidi, termasuk calon ketua dari PKB Blora," ungkapnya pada Memanggil.co, Jumat (1/5/2026).

Ia memberikan dokumentasi foto saat pelaksanaan UKK di UNNES. Termasuk, juga membeberkan sebelumnya dalam Muscab di Blora memunculkan 19 nama kandidat calon Ketua DPC PKB Blora.

Namun, yang mengikuti hanya 10 nama kandidat saja. 

"Yang lawas (Ketua PKB sebelumnya) ikut, termasuk sekretarisnya. Totalnya yang ikut UKK 10 orang," bebernya.

Berikut daftar kandidat calon Ketua PKB Blora yang mengikuti UKK tahap I:

Baca juga: Konflik Terbuka Wakil Rakyat, Pimpinan DPRD Blora Pilih Irit Bicara

  1. Mustopa
  2. M. Muchklisin, S.Sos
  3. Ahmad Fahim Mulabby
  4. Mukhlisin, S.E
  5. Maslikan
  6. Khilmi Yulianjaya
  7. Munawar
  8. Arifin
  9. Abdul Hakim
  10. Abdulah Aminudin

Berikut yang tidak hadir/ mengundurkan diri tidak mengikuti UKK tahap I:

  1. Setiya Utama
  2. Jamhuri
  3. Asrofin
  4. M. Husain
  5. KH Nasir
  6. Eva Monalisa
  7. Ratna Pancarini

Kemudian ada satu nama lainnya yang namanya dibeberkan, yakni atas nama Yusuf Nurbaidi, belum terkonfirmasi keikutsertaannya.

Disinggung terkait kemungkinan keterlibatan Bupati Blora, H. Arief Rohman, narasumber menyebut yang bersangkutan tidak hadir dalam UKK tahap I karena agenda lain. Namun, peluang tetap terbuka bergantung pada keputusan DPP PKB.

Baca juga: Paripurna DPRD Blora Diwarnai Konflik, Wabup Sri Setyorini Pilih Diam

“Bupati tidak ikut karena ada kegiatan lain. Tapi statusnya tentatif. Kalau nanti dikehendaki dan mendapat rekomendasi, tentu harus siap,” ungkapnya.

Lebih lanjut, narasumber juga mengaku mengetahui identitas kandidat asal Blora yang harus menjalani remedial. Namun, ia memilih tidak mengungkap nama tersebut secara terbuka.

“Namanya jangan di-spill. Nggak enak, nanti dianggap ada kepentingan,” tandasnya. 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru