Konser Kemanusiaan Umsura Kumpulkan Rp53,7 Juta untuk Korban Bencana NTT

Reporter : Saputra
Konser kemanusiaan yang menghadirkan penyanyi Ghea Indrawari sebagai penutup rangkaian MOX 2026.(Saputra/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Kepedulian terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggerakkan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menggalang bantuan melalui rangkaian kegiatan mahasiswa baru.

Hasilnya, terkumpul donasi uang tunai sebesar Rp53.712.000, ditambah berbagai bantuan logistik seperti pampers, pembalut dan boneka yang dikumpulkan mahasiswa.

Penggalangan bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Masa Taaruf Mahasiswa (Mastama), Orientasi Pendidikan (Ordik), dan Expo UKM (MOX) 2026. Gerakan solidaritas itu ditutup dengan konser kemanusiaan yang menghadirkan penyanyi Ghea Indrawari.

Rektor Umsura Prof. Mundakir mengatakan pengumpulan bantuan logistik telah dilakukan sejak pembukaan MOX 2026. Mahasiswa baru diajak ikut berkontribusi dengan mengumpulkan barang-barang yang dinilai dibutuhkan korban bencana.

“Ini bagian dari rangkaian pembukaan MOX,” kata Mundakir, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, jenis bantuan yang dikumpulkan tidak dilakukan secara sembarangan. Pampers, pembalut dan boneka secara khusus diarahkan untuk membantu kebutuhan kelompok rentan, terutama ibu dan anak.

“Kami mengimbau mahasiswa berdonasi pampers, pembalut, dan boneka,” ujarnya.

Sementara donasi uang tunai dihimpun melalui konser kemanusiaan yang menjadi bagian penutup MOX 2026. Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga melibatkan alumni dan masyarakat umum.

Mundakir menjelaskan, masyarakat yang hadir dalam konser diajak berpartisipasi melalui pembelian tiket yang sekaligus menjadi bagian dari penggalangan dana kemanusiaan.

“Pengunjung luar mahasiswa, alumni, dan warga masyarakat kita imbau berdonasi dengan membeli tiket,” jelasnya.

Dari kegiatan tersebut, donasi tunai yang berhasil dihimpun mencapai Rp53.712.000. Dana tersebut selanjutnya dikelola bersama Lazismu atau Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah.

“Dana yang terkumpul kita serahkan semua melalui Lazismu,” ungkap Mundakir.

Jumlah tersebut belum termasuk bantuan barang yang sebelumnya telah dikumpulkan mahasiswa selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Ditambah pampers, boneka, dan pembalut dari minggu sebelumnya,” katanya.

Umsura selanjutnya tidak akan menyalurkan bantuan secara langsung tanpa koordinasi. Pihak kampus akan berkomunikasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur untuk memastikan proses pengiriman menyesuaikan kebutuhan dan jalur distribusi di lokasi bencana.

Mundakir mengatakan pengiriman bantuan akan mengikuti jadwal yang ditetapkan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PWM Jawa Timur.

“Kita segera koordinasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur,” ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang telah dihimpun dari mahasiswa, alumni dan masyarakat dapat dikirim melalui mekanisme yang telah disiapkan jaringan Muhammadiyah di Jawa Timur.

“Pengiriman nanti mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh MDMC PWM Jatim,” pungkas Mundakir.

Penggalangan dana melalui MOX 2026 menunjukkan bahwa kegiatan penyambutan mahasiswa baru tidak hanya diisi dengan agenda akademik dan pengenalan organisasi. Rangkaian tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang membangun kepedulian sosial sekaligus mengajak mahasiswa terlibat dalam aksi kemanusiaan.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru