MEMANGGIL.CO - Ikatan mahasiswa dan Pelajar Blora (Impara) menampilkan Seni barong di panggung Pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang, Minggu (6/08/2023).
Ketua umum Impara UIN Walisongo, Raihan Fatkur Rahman Syah mengatakan tujuan dari penampilan barongan ialah untuk memperkenalkan budaya daerah kepada mahasiswa baru agar tidak lupa warisan budaya Blora.
Baca juga: Kartini di Tuban: Kisah drg. Ika Menyeimbangkan Profesi Dokter Gigi dan Keluarga
Raihan menuturkan persiapan penampilan budaya seni Barong Blora ini memakan waktu kurang lebih satu minggu.
"Pemainnya dari anak Impara semua. Ada barongan, genderuwo, pujangganong dan jaranan," ucapnya.
Meskipun Impara belum memiliki segala perlengkapan, Komunitas perantau Blora (Kopra) di Semarang senantiasa membantu Impara untuk menunjang penampilan Seni barong.
Baca juga: Polemik Dugaan Iuran SSN di SMPN 2 Tunjungan Blora, Saling Bantah Muncul di Internal Sekolah
"Semoga generasi milenial tidak buta akan budaya dan senantiasa melestarikannya," kata Raihan.
Raihan juga berharap agar kedepannya panitia PBAK memberikan waktu khusus untuk mahasiswa baru agar bisa fokus menyaksikan pagelaran budaya yang sudah disiapkan teman-teman organisasi daerah.
Salah satu mahasiswa baru (maba) asal Kedungtuban, Lintang Prayogi mengaku terkesan dengan penampilan budaya Seni barong di panggung PBAK 2023.
Baca juga: Glamour Pool Tuban Kembali Kobarkan Semangat Atlet Lewat Turnamen Nine Ball 2026
"Sangat menarik, terutama bagi kami mahasiswa baru asal Blora. Kami merasa bangga karena budaya Blora ditonton oleh ribuan mahasiswa baru UIN Walisongo," ucapnya.
Maba jurusan akutansi syariah itu berharap Impara semakin sukses dalam memperbanyak proker yang bermanfaat. Salah satunya seperti penampilan Seni barong seperti ini.
Editor : Ma'rifah Nugraha