Surabaya, MEMANGGIL.CO - Seorang pelajar kelas 2 SMP berinisial AM ditemukan tidak bernyawa setelah diduga tersengat aliran listrik di tiang lampu penerangan jalan kawasan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Minggu malam (12/4/2026).
Peristiwa itu berawal sekitar pukul 20.00 ketika pelajar berusia 15 Tahun ini bersama empat sampai lima temannya bermain petak umpet di Jalan Kalijudan.
Dalam permainan tersebut, korban yang berperan sebagai anak yang bersembunyi tidak kunjung kembali hingga membuat teman-temannya kebingungan.
“Jadi, saat itu ada sekitar 4 sampai 5 anak main petak umpet, ada yang mencari dan ada yang dicari. Ternyata, satu anak ini tidak kembali,” kata Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo AKP Djoko Susanto.
Merasa khawatir, teman-teman korban mencoba mencari hingga ke rumah, namun tidak menemukan AM.
Hingga sekitar pukul 21.00, korban belum juga diketahui keberadaannya. Orang tua korban yang mendapat informasi tersebut kemudian berinisiatif melakukan pencarian bersama warga di sekitar permukiman.
“Dicari juga ke rumah tapi tetap tidak ada. Akhirnya orang tua berusaha mencari dimana anak ini,” ujar Djoko.
Pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan di dekat tikungan jalan.
Tepat di samping tiang listrik yang berada di area gelap dan sempat luput dari perhatian warga.
Saat ditemukan, korban yang tubuhnya terjepit diantara tiang, sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Di lokasi, ada beberapa tiang yang berdiri berdempetan.
“Akhirnya ketahuan di tikungan dekat tiang listrik itu, ternyata dia tersengat aliran listrik,” jelas Djoko.
Dari hasil Olah Tempat Kejadian (TKP) sementara, aliran listrik yang menyengat korban diduga berasal dari jaringan penerangan jalan kampung.
“Aliran listrik itu sumbernya dari penerangan jalan kampung,” ujarnya.
Usai ditemukan, korban kelahiran 2011 itu langsung dievakuasi ke RS Dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan visum.
“Untuk korban kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan luar. Nanti dokter yang bisa memastikan ini ada sengatan listrik atau yang lainnya,” terang Djoko.
Sementara satpam perumahan sekitar Agus Riadi mengatakan, korban sempat terlihat berlari bersama teman-temannya sebelum diduga bersembunyi di area gelap dekat tiang listrik.
Agus menyebut, korban kemungkinan tidak bisa keluar setelah tersengat arus listrik yang masih aktif.
“Temannya sempat bolak-balik mencari sejak pukul 20.30, lalu manggil keluarga. Korban diduga sembunyi di dekat tiang listrik itu dan kesetrum, tidak bisa keluar,” kata Agus lagi.
Agus menambahkan, proses evakuasi sempat terkendala karena aliran listrik belum padam. Warga akhirnya menggunakan kayu untuk mendorong tubuh korban agar bisa dilepaskan dari sumber listrik.
“Waktu mau ditolong masih ada aliran listrik, jadi warga tidak berani pegang langsung. Akhirnya didorong pakai kayu sampai korban bisa dilepaskan,” papar Agus.