Karanganyar, MEMANGGIL.CO - Mitos mengenai pohon besar yang dihuni genderuwo dan makhluk halus ternyata menjadi cara efektif leluhur menjaga kelestarian alam. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Jateng, Sumanto, saat kegiatan penanaman pohon Jogo Kali Merawat Bumi di Desa Kwadungan, Kerjo, Sabtu (18/4/2026).

Sumanto menjelaskan, karena dianggap angker dan berpenunggu, masyarakat zaman dulu enggan menebang pohon besar. Akibatnya, pohon tersebut tumbuh kokoh dan berfungsi maksimal sebagai penyerap air. 

"Mitos itu membuat orang takut merusak. Akibatnya pohon jadi besar dan menjadi tempat berkumpulnya air. Ini berbeda dengan pohon komoditas yang pasti ditebang saat menguntungkan," kata Sumanto.

Oleh karena itu, melalui gerakan yang digagasnya, Sumanto ingin menumbuhkan kembali kesadaran menjaga pohon demi kelangsungan sumber air bersih bagi masyarakat. 

Sate Pak Rizki

"Kita tanam sekarang, manfaatnya akan dirasakan 5 hingga 10 tahun ke depan. Relawan akan rutin mengecek tanaman ini sambil berolahraga supaya tetap terawat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kwadungan, Joko Raharjo, mengapresiasi kepedulian Sumanto yang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik seperti jalan, tetapi juga pada pelestarian lingkungan hidup.

"Saya juga mengucapkan terima kasih ke Pak Sumanto yang selalu peduli pada warga. Beliau sudah beberapa kali menyalurkan program pembangunan seperti pengaspalan jalan hingga pembuatan RTH (Ruang Terbuka Hijau)," katanya. (ADV)