MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten Blora sedang menjalankan Program Speling alias Dokter Spesialis Keliling yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tercatat, bahwa program ini di Blora akan ada di 41 titik desa.
Hal tersebut diakui oleh Sekretaris Dinkesda Kabupaten Blora, dr. Nur Betsia Bertawati, yang menurutnya Program Speling sudah berjalan.
"Di Blora ada 41 titik desa, sudah berjalan. Launching di Desa Jepangrejo," jawab dr. Nur Betsia, panggilannya pada Memanggil.co, Selasa (15/7/2025).
Ia kemudian memberikan paparan, bahwa tujuan Program Speling adalah mendekatkan akses layanan kesehatan spesialis pada masyarakat.
Serta, meningkatkan kompetensi dokter umum, perawat dan bidan (pustu) melalui transfer of knowledge dari Dokter Spesialis Obgyn, Spesialis Jiwa, Spesialis Paru, dan Spesialis Penyakit Dalam.
"Kemudian meningkatkan kualitas pelayanan medis melalui penegakan diagnostik yang lebih tepat dan akurat," paparnya.

Adapun sasaran masyarakat di 41 desa dari Kabupaten Blora, rata-rata 100 orang di setiap desa dengan faktor resiko mulai CA Serviks, TBC, Jiwa, dan ibu hamil resiko tinggi.
Untuk jenis layanannya sendiri sebagai berikut:
- Skrining IVA, pemeriksaan Sadanis dan Kolposkopi.
- Sputum/dahak, Tes Cepat Molekuler (TCM)/foto rontgent, Mantoux.
- ANC dengan Ultrasonografi (USG).
- Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM): Hipertensi, Diabetes Mellitus, Jantung, Kolesterol, Indera.
- Stress Analyzer/Bionic Health Scaner (Khusus Kesehatan Jiwa).
Lebih lanjut, dr. Nur Betsia juga memberikan paparan mengenai pemberi layanan dari tenaga medis rumah sakit (RS) dan Puskesmas. Meliputi Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi (RS), Dokter Spesialis Paru/ Penyakit Dalam (RS), Dokter Spesialis Jiwa (RS), Radiografer (RS),
"Serta Dokter Umum, Bidan dan Perawat (Puskesmas)," tandasnya.