Blora, MEMANGGIL.CO - Sosok H. Mustopa atau yang akrab disapa Kang Mustopa dikenal luas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Blora yang tumbuh dari akar masyarakat dan lingkungan religius. Lahir dan besar di Kecamatan Todanan, ia membawa nilai kesederhanaan, kedekatan dengan rakyat, serta semangat pengabdian dalam setiap amanah yang diembannya di lembaga legislatif.
Perjalanan hidup Kang Mustopa tak lepas dari latar pendidikan keagamaan yang membentuk karakter dan integritasnya. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Khozinatul Ulum, tempat ia ditempa dengan nilai kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab sosial. Pendidikan formalnya ditempuh di MAN Blora, yang memperkuat fondasi keilmuan sekaligus wawasan kebangsaan.
“Pendidikan pesantren mengajarkan saya untuk hidup sederhana, jujur, dan selalu berpihak pada kemaslahatan umat. Itu yang saya pegang sampai sekarang,” ujarnya, ditulis Selasa (13/1/2026).
Berbekal latar pendidikan tersebut, ia kemudian aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan di masyarakat. Kiprah tersebut mengantarkannya bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang memiliki akar kuat di kalangan pesantren dan Nahdlatul Ulama. Di PKB, Kang Mustopa tumbuh sebagai kader yang konsisten dan dekat dengan basis akar rumput.
Kepercayaan partai terus menguat seiring perjalanan politiknya. Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Blora, Kang Mustopa juga dipercaya sebagai Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blora, posisi strategis dalam menjaga soliditas organisasi dan mengoordinasikan gerak politik partai di daerah.
“PKB bagi saya bukan sekadar partai politik, tetapi ruang pengabdian. Politik harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Karier politik Kang Mustopa di DPRD Kabupaten Blora ditempuh melalui proses yang panjang. Ia memulai dari peran sebagai anggota dewan yang aktif menyerap aspirasi masyarakat, terlibat dalam pembahasan peraturan daerah, hingga mengawal penganggaran pembangunan agar tepat sasaran.
Pengalaman tersebut membentuk pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat serta dinamika pemerintahan daerah.
Kepercayaan lintas fraksi dan gaya kepemimpinan yang inklusif mengantarkannya menduduki jabatan Ketua DPRD Kabupaten Blora. Dalam posisi ini, ia menempatkan DPRD sebagai rumah bersama seluruh wakil rakyat.
“Saya ingin DPRD menjadi lembaga yang terbuka, tempat semua aspirasi bisa dibicarakan dengan musyawarah dan saling menghormati,” kata Kang Mustopa.
Sebagai Ketua DPRD dari Fraksi PKB, Kang Mustopa menekankan pentingnya pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Fungsi pengawasan menjadi salah satu fokus utamanya, terutama dalam memastikan kebijakan dan program pemerintah daerah berjalan sesuai regulasi serta benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Pengawasan DPRD itu bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk memastikan program pemerintah berjalan baik dan anggaran digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
Dalam menjalankan peran tersebut, Kang Mustopa mendorong sinergi yang sehat antara DPRD dan pemerintah daerah. Kritik disampaikan secara konstruktif, sementara dukungan diberikan penuh terhadap program-program yang berpihak pada masyarakat.
“Legislatif dan eksekutif harus berjalan seiring. Kalau tujuannya untuk rakyat, maka DPRD wajib mendukung, tapi tetap kritis dan objektif,” ujarnya.
Di luar aktivitas kedinasan, Kang Mustopa tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat. Ia rutin menghadiri pengajian, kegiatan sosial, serta forum dialog warga di berbagai wilayah Blora. Baginya, turun langsung ke masyarakat adalah cara terbaik untuk memahami persoalan riil yang dihadapi rakyat.
“Saya tidak ingin hanya duduk di belakang meja. Aspirasi itu harus didengar langsung, agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai putra daerah kelahiran Todanan, Kang Mustopa memandang jabatan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen menjadikan DPRD Kabupaten Blora sebagai lembaga yang berintegritas, responsif, dan konsisten mengawal kepentingan rakyat Blora.
“Selama saya diberi amanah, saya akan berusaha menjaga kepercayaan masyarakat dan bekerja sebaik-baiknya untuk Blora yang lebih maju dan berkeadilan,” pungkasnya.