Cepu, MEMANGGIL.CO - Rumah sakit milik pemerintah di wilayah Cepu, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menggelar kegiatan edukasi kesehatan bagi pasien dan keluarga pasien mengenai tips menjalankan puasa yang aman bagi penderita diabetes.
Kegiatan bertajuk “Tips Puasa Sehat bagi Penderita Diabetes” tersebut dilaksanakan di ruang tunggu poliklinik rumah sakit, Kamis (12/3/2026), dengan menghadirkan narasumber dokter Pratiwi Retnaningsih.
Edukasi kesehatan ini diikuti oleh sejumlah pasien yang tengah menunggu layanan pemeriksaan di poliklinik. Dalam kesempatan itu, dokter memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara menjalankan puasa secara aman bagi penderita diabetes.
dr. Pratiwi menjelaskan bahwa penderita diabetes sebenarnya tetap dapat menjalankan ibadah puasa selama kondisi kesehatannya terkontrol dengan baik.
“Bagi penderita diabetes yang ingin menjalankan puasa, yang paling penting adalah menjaga kontrol gula darah tetap stabil dan mengikuti anjuran dokter terkait penggunaan obat,” jelasnya.
Menurutnya, pengaturan pola makan menjadi salah satu kunci utama agar kadar gula darah tetap terjaga selama menjalankan puasa.
Ia menyarankan agar penderita diabetes mengatur porsi makan secara seimbang antara sahur dan berbuka.
“Pola makan sebaiknya diatur dengan perencanaan yang tepat, misalnya sekitar 50 persen porsi saat sahur dan 50 persen saat berbuka puasa,” ujarnya.
Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk rutin melakukan pengecekan gula darah secara mandiri selama menjalankan puasa. Langkah ini penting untuk memastikan kondisi tubuh tetap aman dan terhindar dari risiko hipoglikemia maupun hiperglikemia.
“Jika kadar gula darah kurang dari 60 mg/dL atau lebih dari 300 mg/dL disertai gejala seperti pusing, lemas atau gemetar, maka puasa sebaiknya segera dibatalkan demi menjaga keselamatan pasien,” terang dr. Pratiwi.
Dalam edukasi tersebut juga disampaikan pentingnya memilih makanan dengan komposisi gizi seimbang saat sahur dan berbuka puasa. Penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi karbohidrat kompleks, protein, serta sayur dan buah dengan porsi yang cukup agar energi tetap stabil selama menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan edukasi kesehatan seperti ini rutin dilakukan oleh pihak rumah sakit sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan pasien dan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman tanpa mengabaikan kondisi kesehatan, khususnya bagi penderita diabetes.