Blora, MEMANGGIL.CO - Terdapat bangunan rumah di Komplek Perumahan PPSDM Migas, Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, menyimpan jejak sejarah kolonial yang hingga kini masih berdiri kokoh dan sarat misteri.

Bangunan yang dikenal dengan nama Loji Kluntung ini disebut memiliki konstruksi unik, dinding anti peluru, serta sistem kamuflase yang diduga dirancang untuk menghadapi ancaman serangan bom.

Loji Kluntung menjadi saksi bisu strategi pertahanan kolonial Belanda pada masa penjajahan. Bangunan ini dipercaya dibangun sebagai rumah tinggal sekaligus benteng perlindungan bagi pejabat tinggi Belanda, mengingat situasi keamanan di wilayah Blora saat itu kerap diwarnai perlawanan dan serangan dari kelompok pejuang.

Dari sisi arsitektur, Loji Kluntung tampil berbeda dibanding rumah kolonial pada umumnya. Dinding bangunan dibuat sangat tebal dengan material khusus yang dirancang mampu menahan peluru.

Desain bangunan juga dibuat berlapis dan tertutup, dengan bukaan jendela minimal serta sudut-sudut tembok yang menyulitkan tembakan langsung menuju bagian dalam.

Tak hanya itu, Loji Kluntung juga diyakini memiliki sistem kamuflase dan peredam ledakan. Desain atap dan rongga bangunan disusun sedemikian rupa agar mampu meredam tekanan akibat ledakan bom, sehingga meminimalkan risiko kerusakan fatal.

Hal tersebut mencerminkan keseriusan Belanda dalam membangun sistem perlindungan maksimal pada bangunan strategis.

Di bagian dalam, terdapat sejumlah ruangan kecil yang saling terhubung melalui lorong sempit. Tata ruang ini diduga berfungsi sebagai jalur evakuasi sekaligus area perlindungan saat kondisi darurat.

Bahkan, beberapa sudut bangunan memiliki ceruk tersembunyi yang diperkirakan digunakan sebagai tempat berlindung sementara.

Sate Pak Rizki

Keberadaan Loji Kluntung kini menjadi daya tarik tersendiri bagi pemerhati sejarah, peneliti, hingga wisatawan yang tertarik menjelajahi bangunan kolonial dengan kisah unik.

Namun demikian, kondisi bangunan yang mulai termakan usia dan cuaca membutuhkan perhatian serius agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.

Pemerhati sejarah di Blora menilai Loji Kluntung merupakan aset cagar budaya yang memiliki nilai penting bagi perjalanan sejarah daerah.

Selain mencerminkan kemajuan teknologi konstruksi kolonial, bangunan ini juga menyimpan narasi perlawanan rakyat, ketegangan politik, serta dinamika keamanan pada masa penjajahan.

Upaya pelestarian dinilai mendesak, tidak hanya untuk menjaga keutuhan fisik bangunan, tetapi juga sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Dengan pengelolaan yang tepat, Loji Kluntung berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah unggulan di Kabupaten Blora.

Ke depan, keberadaan Loji Kluntung diharapkan mampu memperkaya khazanah wisata edukatif sekaligus memperkuat identitas Blora sebagai daerah yang kaya akan warisan sejarah dan budaya.