Surabaya, MEMANGGIL.CO — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menyalurkan bantuan modal usaha bagi kelompok peternak ayam petelur rumahan di Desa Gili Timur, Kecamatan Bangkalan, Madura, Jumat lalu, 20 Februari 2026.
Aksi sosial yang digagas Yayasan Baitul Maal (YBM) UIT JBM dan Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik tersebut menyasar 10 penerima manfaat guna meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan keluarga di wilayah operasional PLN.
Bantuan yang diberikan mencakup pengadaan bibit ayam petelur, pakan, serta kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya. Ketua YBM UIT JBM, Alimmufadhol Sani, menjelaskan program tersebut bukan sekadar santunan, melainkan strategi pemberdayaan jangka panjang.
Ia pun membeberkan, cakupan bantuan yag disalurkan berupa Bibit unggul, pakan, dan peralatan pendukung.
Kedepan dengan bantuan tersebut target utama adalah peningkatan produksi telur lokal dan perbaikan kesejahteraan keluarga.
"Kami ingin para penerima manfaat mampu mengembangkan usaha secara mandiri. YBM PLN akan melakukan monitoring dan bimbingan berkala agar usaha ini berkelanjutan dan tidak berhenti di pemberian modal saja," kata Alimmufadhol Sani dalam keterangan resminya, Selasa, 24 Februari 2026.
Sementara itu, General Manager UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengungkapkan penyaluran bantuan ini sengaja dilakukan menyambut bulan suci Ramadan sebagai bentuk penguatan kepedulian sosial perusahaan.
"Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus kepedulian. Melalui kolaborasi ini, kami harap bantuan modal menjadi stimulus bagi warga untuk membangun ekosistem usaha yang produktif di Desa Gili Timur," ungkap Ika Sudarmaja.
Ika Sudarmaja menambahkan, komitmen PLN tidak hanya terbatas pada menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga hadir sebagai mitra pembangunan yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Jawa Timur dan Bali.
Perwakilan peternak di Desa Gili Timur menyampaikan apresiasinya atas dukungan ini. Bagi warga, bantuan modal ini menjadi "titik balik" untuk memperkuat usaha peternakan yang selama ini terbatas secara pendanaan.
Melalui program pendampingan yang dijanjikan, PLN optimistis Desa Gili Timur dapat menjadi salah satu sentra penghasil telur rumahan yang mandiri di wilayah Bangkalan.