Surabaya, MEMANGGIL.CO -Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Surabaya telah menerima 800 koper dari Kemenhaj Pusat untuk para jemaah haji.

Pengiriman dilakukan dalam dua tahap, terdiri dari satu koper besar, satu koper kecil, tas paspor, dan tas Armuzna.

Penelaah Teknis dan Kebijakan Kemenhaj Surabaya, Nizar Hadi Purnomo, menjelaskan bahwa seluruh koper yang diterima sudah dibagikan ke Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan jemaah mandiri.

"800 koper itu alhamdulillah sudah kita distribusikan semuanya ke KBIH dan jemaah mandiri," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Distribusi koper dilakukan secara bertahap hingga mencapai total 2.538 unit, sesuai kuota jemaah haji Kota Surabaya. Nizar menekankan, prioritas diberikan kepada kloter-kloter awal.

"Koper yang datang ini masih diprioritaskan pada kloter-kloter awal, sampai saat ini sudah terdistribusi sampai kloter 50. Jadi tidak mungkin kloter belakang menerima koper duluan," jelas Nizar.

Bagi jemaah mandiri, koper bisa diambil di kantor Kemenhaj Kota Surabaya setelah menerima informasi dari pihak Kemenhaj.

Sate Pak Rizki

Nizar menegaskan bahwa jemaah mandiri yang termasuk kloter akhir saat ini belum bisa mengambil, karena fokus prioritas tetap pada kloter awal.

Selain koper, para jemaah juga menerima buku manasik haji sebagai panduan ibadah, yang dibagikan bersamaan dengan koper. Dengan waktu kurang dari 25 hari hingga keberangkatan tanggal 22 April 2026, Nizar optimistis seluruh koper akan terdistribusi tepat waktu.

"Mudah-mudahan sebelum tanggal 21 nanti, kloter satu masuk, koper bisa terdistribusi lengkap," tambahnya.

Pengiriman koper dilakukan sejak awal Ramadan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama 300 koper dan tahap kedua 500 koper. Tahun ini, warna koper jemaah berbeda dari tahun sebelumnya, yakni silver, menggantikan warna hitam pada tahun lalu.

"Untuk petugas juga ada perbedaan warna, seperti kuning emas atau krem, agak cerah dibanding sebelumnya yang putih," pungkasnya.