Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 213 karateka Jawa Timur bersaing di Kejuaraan Daerah (Kejurda) untuk menjadi yang terbaik agar bisa memperkuat kontingen Jawa Timur bertanding di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate - Do Indonesia (PB FORKI) yang digelar di Bandung pada Bulan Mei 2026 mendatang. 

Ketua FORKI Jawa Timur yang baru saja terpilih, Johanes Koento berharap para atlet yang bertanding di Kejurda dapat tampil maksimal.

Pasalnya, pertandingan yang digelar di Dojo Karate Kertajaya Surabaya ini sebagai ajang seleksi untuk Kejurnas. 

“Kejurda ini merupakan langkah strategi kita untuk menjaring atlet-atlet terbaik. Bukan yang terkuat, tapi yang terbaik, berkualitas, disiplin dan menjunjung tinggi sportifitas yang kita pilih untuk bertanding di Kejurnas,” terang Koento, Rabu (29/04/2026). 

Sementara agar dapat menjaring karateka terbaik, Johanes Koento juga meminta wasit dan juri bekerja dengan baik untuk memberikan penilain. 

Hal ini dikarenakan peran perangkat pertandingan ini sangat penting untuk melihat kualitas teknik atlet. 

“Saya sudah meminta agar wasit dan juri memberikan penilaian secara profesional,” ujar Koento. 

Sate Pak Rizki

Disinggung tentang target dan rival terberat di Kejurnas, mantan karateka nasional yang berhasil meraih Emas di SEA Games maupun PON itu mengaku tidak memberikan beban yang muluk-muluk. 

“Target kita tiga emas dan rival terberat tuan rumah, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan,” katanya.

Sementara itu Ketua Inkai Jatim Suyanto Kasdi menyebut, para peserta Kejurda ini adalah para karateka yang sudah pernah meraih juara baik di level kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. 

Suyanto juga berharap prestasi Jatim meningkat di bandingkan Kejurnas tahun lalu. 

“Tahun lalu kita meraih dua emas, saya berharap tahun ini bisa lebih baik,” jelas Suyanto.