Blora, MEMANGGIL.CO - Pagi itu suasana Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora tampak berbeda. Warga berbondong-bondong mendatangi gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi pusat kegiatan peresmian nasional, Sabtu (16/5/2026).
Di tengah semangat warga desa, layar besar terpasang menampilkan siaran langsung peresmian ribuan koperasi desa se-Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Presiden meresmikan sebanyak 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia secara serentak.
Kabupaten Blora menjadi salah satu daerah yang ikut ambil bagian dalam momentum tersebut dengan meresmikan 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di berbagai kecamatan.
Desa Trembulrejo dipilih sebagai pusat kegiatan virtual di Blora bukan tanpa alasan. Koperasi di desa itu dinilai telah memiliki sistem dan manajemen yang berjalan baik sehingga dijadikan contoh bagi koperasi desa lainnya.
Hadir dalam kegiatan itu Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm. Ezra Nathanael beserta jajaran, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Sri Setyorini, Forkopimda Kabupaten Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, kepala perangkat daerah terkait, hingga masyarakat Desa Trembulrejo.
Di hadapan para tamu dan warga, Bupati Arief Rohman menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Komandan Korem 073/Makutarama di Desa Trembulrejo.
Menurutnya, dukungan TNI menjadi energi besar dalam menguatkan program ekonomi kerakyatan di desa.
“Kehadiran Komandan di KDMP Trembulrejo ini merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus suntikan motivasi yang luar biasa bagi kami dalam menyukseskan program ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan melalui koperasi,” ujar Arief.
Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu berharap keberadaan KDKMP mampu menjadi pilar penguatan pangan dan pertanian desa, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor di tingkat akar rumput.
Selama ini, kata dia, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan jajaran TNI melalui Korem 073/Makutarama dan Kodim 0721/Blora telah terjalin erat, terutama dalam pendampingan ketahanan pangan dan pembinaan masyarakat desa.
“Kami berharap, dengan operasionalisasi KDKMP ini, kemitraan antara Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, dan elemen masyarakat dapat semakin solid demi kesejahteraan masyarakat Blora,” tambahnya.
Arief juga memaparkan perkembangan pembentukan KDKMP di Kabupaten Blora. Dari total 295 desa dan kelurahan, sebanyak 223 koperasi telah terbentuk dan berjalan, sementara sisanya masih dalam proses pembangunan.
Menurutnya, kehadiran koperasi desa tidak sekadar menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat.
“Untuk peresmian ini kami pusatkan di Trembulrejo karena sudah berjalan sistem dan manajemennya. Tentunya ini menjadi salah satu contoh untuk KDKMP yang lain. Kita berharap KDKMP ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat,” jelasnya.
Ia juga berharap koperasi tersebut nantinya dapat bersinergi dengan program MBG dalam penyediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat.
Sementara itu, Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm. Ezra Nathanael mengapresiasi kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan jajaran TNI hingga program tersebut dapat terlaksana.
“Kami harap setelah diresmikan ini nanti yang sudah beroperasi harus bisa berjalan secara maksimal. Program ini harus kita dukung bersama dan mari kita bersama-sama bahu membahu memanfaatkan keberadaan KDKMP dengan baik,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung keberlangsungan koperasi desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Usai sambutan, suasana semakin meriah ketika Komandan Korem bersama rombongan melakukan pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya KDKMP Trembulrejo.
Rombongan kemudian meninjau berbagai fasilitas koperasi, melihat aktivitas pengelolaan usaha, hingga mengunjungi stan UMKM milik warga Desa Trembulrejo yang dipamerkan di halaman koperasi.
Di antara deretan produk UMKM dan senyum warga desa, harapan besar tampak tumbuh. Koperasi Merah Putih bukan hanya bangunan baru di desa, tetapi simbol semangat gotong royong dan harapan baru bagi kebangkitan ekonomi masyarakat dari tingkat desa.