Surabaya, MEMANGGIL.CO – BPJS Kesehatan Cabang Surabaya mencatat jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Surabaya telah mencapai lebih dari 2,9 juta peserta. Dari jumlah itu, sekitar 83,5 persen atau 2,5 juta peserta berstatus aktif.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras, mengatakan masih ada sekitar 400 ribu peserta dengan status nonaktif. Hal ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kembali kepesertaan aktif di Surabaya.
"Ini menjadi tantangan kita untuk mengaktifkan kembali sekitar 400 ribu peserta yang saat ini kepesertaannya menjadi nonaktif," kata Aras kepada wartawan, Selasa (21/07/2026).
Aras menyebut penyebab nonaktif beragam. Untuk peserta mandiri, umumnya karena tidak membayar iuran rutin.
Sementara peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) menjadi nonaktif karena resign atau terkena PHK.
Selain itu, ada peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta yang iurannya ditanggung pemerintah daerah yang dinonaktifkan karena tidak lagi memenuhi kriteria.
"Khususnya yang dibiayai oleh PBI Jaminan Kesehatan, itu karena tidak masuk lagi dalam kriteria desil yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu berada di antara desil 1 sampai desil 5," terang Aras.