Blora, MEMANGGIL.CO - Dalam semangat Jumat Berkah, jajaran Polsek Jepon turun tangan menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan melakukan aksi bersih-bersih di sekitar kawasan Stasiun Lama Jepon, Kabupaten Blora, Jumat (14/8/2026) pagi.
Sejumlah personel polisi tampak bergotong royong membersihkan rumput liar dan sampah yang berada di sepanjang sisi jalan. Mengenakan pakaian olahraga berwarna hitam dan kuning, para personel menyusuri area sekitar pagar stasiun lama yang terlihat ditumbuhi rerumputan.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, personel mencabut rumput liar dan memungut sampah yang berserakan. Rumput dan sampah yang telah dikumpulkan kemudian ditata agar kawasan sekitar terlihat lebih bersih dan rapi.
Kegiatan tersebut berlangsung secara gotong royong. Sejumlah personel terlihat fokus membersihkan bagian tepi jalan, sementara anggota lainnya mengumpulkan rumput serta sampah hasil pembersihan.
Kapolsek Jepon IPTU H.M. Junaidi melalui Kanit Reskrim Polsek Jepon Aipda Kukuh Anjar Suseno mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebersihan lingkungan di wilayah hukum Polsek Jepon.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan. Polisi tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar masyarakat,” kata Aipda Kukuh, panggilannya.
Menurutnya, kawasan ruang publik seperti sekitar Stasiun Lama Jepon perlu dijaga bersama. Kebersihan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada petugas tertentu, melainkan membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan membuang sampah sembarangan dan mari kita rawat lingkungan yang sudah dibersihkan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyasar sejumlah bagian tepi jalan yang ditumbuhi rumput liar. Selain itu, sampah yang ditemukan di sekitar lokasi juga dipungut dan dikumpulkan.
Dari dokumentasi kegiatan, terlihat beberapa personel bekerja dengan cara mencabut rumput secara manual. Sebagian lainnya tampak mengumpulkan hasil pembersihan dari sisi jalan.
Aktivitas tersebut juga mendapat dukungan dari warga yang berada di sekitar lokasi. Salah seorang warga terlihat ikut membantu membersihkan bagian lingkungan yang berada di depan pagar kawasan stasiun lama.
Aipda Kukuh mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kebersihan lingkungan setelah dilakukan pembersihan.
“Kalau hanya dibersihkan tetapi tidak dijaga, tentu akan kembali kotor. Karena itu, kami berharap masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan ini,” katanya.
Ia menambahkan, lingkungan yang bersih dan tertata akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
“Kebersihan itu dimulai dari kesadaran masing-masing. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya sudah menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.
Kegiatan bersih-bersih tersebut juga menjadi sarana bagi jajaran Polsek Jepon untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, Aipda Kukuh berharap aksi tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan budaya gotong royong. Terlebih, kebersihan kawasan publik akan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi pemicu kepedulian bersama. Polisi bergerak, masyarakat juga ikut bergerak. Dengan kebersamaan, lingkungan akan lebih mudah dijaga,” pungkasnya.
Aksi bersih-bersih di sekitar Stasiun Lama Jepon itu pun menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan bukan semata-mata pekerjaan petugas kebersihan.
Lingkungan yang bersih membutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga ikut merawat ruang publik di sekitar tempat tinggal.