Surabaya, MEMANGGIL.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Srikandi PLN menggelar aksi sosial bertajuk “Energi Kepedulian PLN, Hadirkan Senyum dan Harapan untuk Anak Indonesia”.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia (YPKAI) ini bertujuan memberikan bantuan logistik dan dukungan psikologis bagi anak-anak penderita kanker yang sedang menjalani pengobatan.
Dalam aksi sosial tersebut, PLN UIT JBM menyalurkan bantuan kebutuhan pokok meliputi paket sembako, susu, popok sekali pakai (pampers), serta barang penunjang lainnya.
Selain bantuan fisik, Srikandi PLN juga menyerahkan perlengkapan edukatif, seperti alat tulis, buku cerita, dan permainan interaktif guna menjaga semangat belajar serta tumbuh kembang anak.
Perwakilan Srikandi PLN, Tantri Ramya, mengatakan, aksi ini merupakan komitmen Srikandi PLN dalam membangun lingkungan masyarakat yang empati dan inklusif.
Menurutnya, anak-anak pejuang kanker berhak mendapatkan kasih sayang, kebahagiaan, dan masa depan yang cerah.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga perhatian, kehangatan, dan semangat agar anak-anak serta keluarga merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa pengobatan," kata Tantri dalam keterangan resminya, Senin, 31 Agustus 2026.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengungkapkan, tanggung jawab PLN tidak terbatas pada penyediaan keandalan listrik semata, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat secara berkelanjutan.
"PLN hadir bukan hanya untuk menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga 'energi kepedulian' bagi masyarakat. Anak-anak pejuang kanker adalah sosok tangguh yang membutuhkan dukungan kita semua. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata, keceriaan, dan harapan baru bagi mereka," ungkap Ika.
Ika menambahkan, kolaborasi antara PLN UIT JBM, Srikandi PLN, dan YPKAI ini menekankan komitmen PLN dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan, sekaligus mendorong kepedulian publik terhadap kesejahteraan anak-anak penderita kanker di Indonesia.