Surabaya, MEMANGGIL.CO – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya mewisuda sebanyak 1.059 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai program diploma, sarjana, magister hingga doktor.
Prosesi wisuda digelar di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Rektor Unitomo Prof. Dr. Siti Marwiyah, SH, MH dan dihadiri para orang tua wisudawan, dosen, pimpinan Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), serta mitra dari instansi pemerintah, dunia usaha dan industri.
Ribuan lulusan tersebut berasal dari delapan fakultas di lingkungan Unitomo. Fakultas Hukum menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 303 orang, yang terdiri dari 201 lulusan S1 Ilmu Hukum dan 102 lulusan S2 Magister Ilmu Hukum.
Selanjutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis meluluskan 205 mahasiswa, sedangkan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra sebanyak 141 lulusan. Lulusan dari fakultas lainnya melengkapi total 1.059 wisudawan pada periode kali ini.
Dalam sambutannya, Rektor Unitomo yang akrab disapa Prof Iyat mengingatkan para lulusan bahwa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi bukanlah akhir dari proses belajar.
Menurutnya, pengetahuan yang didapat di bangku kuliah hanyalah sebagian dari bekal yang dibutuhkan untuk menghadapi kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
"Ilmu di kampus hanyalah sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk eksis di masyarakat. Teruslah belajar selama hayat dikandung badan. Bagi lulusan S1 silakan lanjut S2, dan yang S2 lanjut ke S3. Di Unitomo sudah tersedia, jadi tidak perlu jauh-jauh," ujarnya.
Pesan serupa disampaikan Kepala L2Dikti Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM. Ia mengapresiasi komitmen Unitomo dan mengingatkan lulusan agar tidak hanya jadi pencari kerja.
"Jangan batasi diri hanya mencari kerja. Saya berharap lulusan ini mampu mencetak lapangan kerja baru, apalagi sekarang didukung kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat," kata Dyah.
Sekjen Kemendiktisaintek Prof. Badri Munir Sukoco juga mengapresiasi kualitas lulusan.
"Perguruan tinggi harus terus berinovasi dalam memperkuat kelembagaan agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Kami mengapresiasi Unitomo yang tetap konsisten menjaga mutu pendidikan tinggi," tegasnya.
Siti Marwiyah menyebut wisudawan tahun ini berada di momentum bonus demografi.
Data BPS 2025 mencatat usia produktif Indonesia mencapai 199 juta jiwa.
"Jika bonus demografi adalah peluang bangsa, maka Unitomo adalah salah satu ibu yang melahirkan masa depan itu. Bangsa ini membutuhkan orang yang pintar menggunakan peluang dan berani mengambil risiko," tegasnya.
Unitomo kini memiliki sekitar 7.000 mahasiswa aktif. Berdasarkan data Pusat Karier dan Tracer Study (PKTS), 87% lulusan berhasil bekerja kurang dari 3 bulan.
Bahkan sekitar 250 calon wisudawan saat ini sedang proses rekrutmen di 2 perusahaan mitra.
"Target kami, mayoritas lulusan Unitomo harus terserap kerja dalam waktu kurang dari satu bulan. Ini adalah komitmen institusi kami," imbuh Siti Marwiyah.
Kampus juga memperkuat kompetensi berbasis sertifikasi profesi dan sinkronisasi kurikulum dengan isu strategis seperti ketahanan pangan dan transformasi ekonomi.
Wisuda kali ini turut dihadiri tokoh seperti Anggota Komisi II DPR RI Dr. Eric Hermawan, Ketua dan Anggota DPRD Kaimana, perwira TNI/Polri, Tenaga Ahli DPR RI, serta birokrat dan profesional.