MEMANGGIL.CO - Sebanyak 174 atlet Paralayang dari 18 provinsi di Indonesia mengikuti babak kualifikasi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI, yang dilaksanakan tanggal 2 hingga 8 September 2023. Kompetisi yang digelar di Kabupaten Sumedang kali ini, merupakan tahapan menuju PON ke XXI, yang segera dilaksanakan di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Sedangkan kelas yang dipertandingkan dalam babak kualifikasi Pra PON ini, yaitu kelas Accuracy yang dilaksanakan di Toga Hill. Selanjutnya kelas Cross Country atau lintas alam digelar di Batu Dua, Desa Lingga Jaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang.

Babak Prakualifikasi Paralayang kali ini ada dua kategori yang dilombakan, yaitu akurasi atau ketepatan mendarat serta cross country atau lintas alam, baik putri ataupun putra beregu, ujar Asgap Umar selaku Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) kepada memanggil.co, Selasa (5/9/2023).

Untuk kategori cross country ini, kata Asgap, para pilot Paralayang dimanjakan dengan pemandangan alam Waduk Jatigede. Setelah puas berlama-lama di langit, hingga akhirnya mereka landing di pusat pemerintahan Sumedang.

"Luar biasa ini tempat yang indah, tiap penyelenggaran Pra PON selalu digelar di Sumedang. Mungkin ini yang ke 4 kali, karena untuk view-nya di Sumedang tidak ada duanya, imbuhnya.

HUT RI

[caption id="attachment_8433" align="alignnone" width="1599"] Sebanyak 174 atlet Paralayang dari 18 provinsi di Indonesia mengikuti babak kualifikasi Pra PON di Sumedang. (Memanggil.co/Istimewa)[/caption]

Sumedang Bangga Tuan Rumah Pra PON

Di lain pihak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat dan FASI pusat. Sebab mereka mempercayakan Sumedang sebagai tuan tuan rumah Pra PON yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang.

"Mudah-mudahan kesempatan Kabupaten Sumedang sebagai tuan rumah Pra PON 2024, tidak hanya memberikan fasilitas bagi para atlet yang berada di Indonesia. Namun juga menambah informasi dunia pariwisata provinsi lain yang berada di Indonesia, terangnya.

Sementara itu, salah satu atlet Paralayang asal Sulawesi Tengah, Nurul Insan menargetkan bisa lolos dalam babak kualifikasi Pra PON tersebut. Tidak tanggung tanggung, kali ini Sulteng membawa sebanyak 15 atlet Paralayang.

"Golnya (landing) di Pusat Pemerintahan Sumedang. Sedangkan untuk cross country ini kita terbang tergantung alatnya juga. Kalau alatnya mendukung, kita bisa landing di PPS tidak sampai satu jam dengan target lolos di Pra PON ini, pungkasnya.