Doomscrolling Beri Dampak Serius pada Kesehatan Mental, Kenali Cara Mengatasinya

Reporter : Nugraheni Tri Cahyaningtyas
Doomscrolling Beri Dampak Serius pada Kesehatan Mental (Foto: Pinterest.com)

Blora, MEMANGGIL.CO - Buka ponsel sebentar, tapi tiba-tiba sudah satu jam tenggelam dalam berita yang bikin cemas dan sesak. Kalau ini sering terjadi, kamu mungkin sedang mengalami doomscrolling kebiasaan terus menskrol layar untuk mengonsumsi konten-konten negatif meski sudah tahu itu membuat perasaan semakin cemas, dan buruk.

Belakangan ini, konten yang paling banyak memicu kebiasaan ini adalah isu ancaman Perang Dunia III, wabah campak yang terus meluas, kabar gelombang PHK, bencana alam, hingga perdebatan soal kebijakan penonaktifan akun media sosial anak di bawah 16 tahun.

Belum lagi konten pamer kemewahan gaya hidup dan curhat berlebihan yang tanpa sadar membuat kita merasa rendah diri setelahnya, (13/2/26).

Kenapa susah berhenti? Karena Otak kita punya insting waspada, jadi otomatis lebih fokus pada berita buruk sebagai cara bertahan hidup.

Masalahnya, otak tidak bisa membedakan ancaman nyata dan sekadar berita di layar, sehingga kita terus terjaga dan terus menggulir.

Jika dibiarkan, doomscrolling bisa memicu kecemasan, gangguan tidur, mudah marah, bahkan perasaan putus asa yang berkepanjangan. Tubuh pun ikut terdampak karena stres berkepanjangan melemahkan daya tahan secara perlahan.

Ini cara untuk menghentikan kebiasaan doomscrolling: 

• Pasang batas waktu penggunaan aplikasi di ponselmu. 

• Kurasi feed dengan unfollow akun-akun negatif dan ganti dengan konten yang lebih positif. 

• Sadari emosimu begitu mulai cemas atau sesak saat scroll, itu tanda untuk berhenti.

• Cari pelarian sehat seperti olahraga atau mendengarkan musik. 

• Dan yang terpenting, fokus pada hal yang bisa kamu kendalikan daripada merenungkan krisis global yang tidak bisa diubah sendirian.

Dunia memang tidak selalu menyajikan berita baik. Tapi kamu punya kendali penuh atas seberapa banyak berita buruk yang kamu izinkan masuk ke dalam kepalamu. Scroll lebih bijak, jaga kesehatan mentalmu

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru