Blora, MEMANGGIL.CO - Bupati Blora, H. Arief Rohman atau yang akrab disapa Gus Arief, kembali mendapat amanah baru di panggung politik. Orang nomor satu di Kabupaten Blora itu disebut telah ditetapkan sebagai Ketua Dewan Tanfidz Definitif DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora masa bakti 2026-2031.
Kabar tersebut mulai beredar luas melalui berbagai unggahan di media sosial pada Kamis (11/6/2026). Poster ucapan selamat atas terpilihnya Gus Arief pun ramai dibagikan oleh sejumlah tokoh, politisi lokal, hingga kepala desa di Kabupaten Blora.
Dalam poster yang beredar, tampak Gus Arief mengenakan seragam hijau khas PKB. Tertulis ucapan selamat atas terpilihnya dirinya sebagai Ketua Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB Blora periode 2026-2031.
Terpilihnya Gus Arief sebagai nahkoda baru PKB Blora menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya. Selain menjabat sebagai Bupati Blora, kini ia juga dipercaya memimpin struktur eksekutif partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang tersebut di tingkat kabupaten.
Politisi hingga Kades Ramai Beri Ucapan Selamat
Tak lama setelah kabar tersebut mencuat, ucapan selamat mengalir dari berbagai kalangan. Sejumlah politisi hingga kepala desa di Blora terpantau mengunggah pamflet ucapan selamat melalui status WhatsApp pribadi mereka.
Salah satunya datang dari Kepala Desa Bangsri, Yannanta Laga Kusuma, yang turut membagikan poster ucapan selamat atas amanah baru yang diterima Gus Arief.
Hal serupa juga dilakukan oleh Kepala Desa Trembulrejo, Muhammad Imfroni. Melalui fitur status WhatsApp, ia mengunggah poster bergambar Gus Arief disertai pesan singkat.
"Selamat mengemban amanah baru lagi mas bupati," tulis Muhammad Imfroni.
Kabar terpilihnya Gus Arief sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Blora tak hanya menjadi perhatian internal partai, tetapi juga mendapat respons dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Blora.
Mustopa Benarkan, Pengurus Lengkap Masih Berproses
Di tengah beredarnya kabar kepengurusan baru PKB Blora, nama Ketua DPRD Blora, Mustopa, juga disebut-sebut bakal kembali mengemban amanah sebagai Sekretaris DPC PKB Blora.
Saat dikonfirmasi awak media terkait informasi tersebut, Gus Arief belum memberikan tanggapan. Pesan singkat yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp diketahui masih berstatus centang satu hingga berita ini ditulis.
Sementara itu, Mustopa membenarkan kabar mengenai penunjukan Gus Arief sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Blora.
"Betul," ujarnya singkat.
Meski demikian, Mustopa belum menjelaskan lebih jauh mengenai komposisi lengkap kepengurusan partai untuk masa bakti 2026-2031.
Di sisi lain, seorang politisi PKB Blora yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Blora mengisyaratkan bahwa keputusan terkait penunjukan Gus Arief sebagai ketua pada dasarnya sudah mengarah final.
"Ketoke wes. Itu jalan terbaik ben kabeh tetep solid," ujarnya saat dimintai tanggapan.
Politisi tersebut meminta identitasnya tidak disebutkan dalam pemberitaan. Ia juga mengungkapkan bahwa susunan lengkap pengurus inti partai hingga kini belum diumumkan secara resmi.
"Kan semua susunan pengurus belum termasuk KSB, baru ketuanya saja," tambahnya.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa struktur kepengurusan DPC PKB Blora masih berproses. Termasuk apakah posisi sekretaris dan bendahara akan kembali diisi wajah lama atau justru muncul figur baru, semuanya masih menunggu pengumuman resmi dari partai.
Tantangan Menjalankan Amanah Baru
Di sisi lain, amanah baru ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi Gus Arief. Sebagai kepala daerah, ia dituntut mampu menjaga keseimbangan antara tugas pemerintahan dengan tanggung jawabnya sebagai pemimpin partai politik.
Kepemimpinan di partai politik sendiri menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Namun, diharapkan juga amanah baru itu tidak mengurangi fokusnya dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Blora.
Terlebih, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi BUMD, penataan sumur rakyat, pemerataan pembangunan infrastruktur, hingga penguatan sektor pertanian dan pelayanan publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Gus Arief terkait amanah barunya sebagai Ketua Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB Blora periode 2026-2031.