Tuban, MEMANGGIL.CO - Sore itu, Jumat (13/3/2026), halaman Mapolres Tuban tidak seperti biasanya. Deretan becak terparkir rapi di sisi jalan, sementara para buruh dan warga berkumpul dengan wajah penuh harap. Aroma Ramadan terasa kental, terlebih saat matahari mulai condong ke barat dan waktu berbuka puasa semakin dekat.
Di tengah keramaian itu, Kapolres Tuban AKBP Alaiddin hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tuban Ny. Rani Alaiddin serta para pejabat utama Polres Tuban.
Baca juga: Doomscrolling Beri Dampak Serius pada Kesehatan Mental, Kenali Cara Mengatasinya
Mereka tidak sekadar berdiri memberi sambutan, melainkan turun langsung menyapa satu per satu masyarakat yang datang.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Tuban menggelar kegiatan berbagi bantuan sosial berupa paket sembako dan takjil kepada paguyuban tukang becak, serikat buruh, serta masyarakat sekitar.
Bagi banyak orang yang hadir, bantuan itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi para pekerja sektor informal, paket sembako menjelang Lebaran adalah angin segar yang datang di waktu yang tepat.
Sekitar 1.000 paket sembako dan takjil disiapkan dalam kegiatan tersebut. Satu per satu paket diserahkan langsung oleh Kapolres dan jajaran Bhayangkari kepada para penerima yang telah mengantre dengan tertib.
Di sela pembagian bantuan, beberapa petugas juga membagikan takjil kepada pengendara dan warga yang melintas di depan Mapolres Tuban. Senyum dan ucapan terima kasih mengalir dari masyarakat yang menerima.
Salah seorang tukang becak yang menerima bantuan bahkan tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Terimakasih pak Kapolres Tuban atas pemberian sembakonya, semoga panjang umur,” ucapnya dengan wajah sumringah.
Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan tersebut turut menambah nuansa hangat kebersamaan. Mereka ikut membantu menyalurkan bantuan serta menyapa masyarakat dengan penuh keakraban, seakan menghapus jarak antara institusi kepolisian dan warga.
Baca juga: Kades Tingkis Seret Pegawai Aset SBI Tuban di Kasus Sewa Lahan Ilegal
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan hidup di sektor informal.
Menurutnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Karena itu, Polres Tuban ingin hadir untuk sedikit meringankan beban mereka.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu masyarakat, khususnya para tukang becak, dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Di sisi lain, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menjelang Lebaran, terutama saat banyak warga yang mulai melakukan perjalanan mudik.
Menurutnya, situasi menjelang hari raya kerap dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan.
Baca juga: Babak Baru Kasus Kuota Haji, Mantan Menteri Agama Masuk Tahanan KPK
“Kami imbau masyarakat tetap waspada, karena kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi ke depan,” pesannya.
Kegiatan berbagi tersebut bukan sekadar rutinitas sosial tahunan. Lebih dari itu, momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Lebih lanjut, di tengah hiruk pikuk persiapan Lebaran, seribu paket sembako yang dibagikan dari halaman Mapolres Tuban sore itu membawa pesan sederhana namun kuat yakni bahwa keamanan dan kepedulian sosial bisa berjalan berdampingan.
Dan bagi para tukang becak, buruh, serta warga yang pulang membawa paket sembako di tangan, bantuan itu bukan sekadar bahan pangan.
Ia juga menjadi simbol perhatian, bahwa di tengah kerasnya perjuangan hidup, masih ada tangan-tangan yang peduli.
Editor : Abdul Rohman