Kantor Yayasan di Sigi dan Donggala Digeledah Densus 88

author memanggil.co

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Detasemen Khusus 88 Anti Teror. (Memanggil.co/Ist)
Detasemen Khusus 88 Anti Teror. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Sejumlah kantor yayasan di wilayah Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah digeledah Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror pada Selasa (28/03/2023).

Penggeledahan dilakukan di empat tempat berbeda di Desa Wani, Kecamatan Tanatove, Kabupaten Donggala, Desa Sunju dan Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Dilaporkan, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti seperti barang elektronik, dokumen penting yayasan, papan struktur organisasi yayasan, berbagai buku bacaan dan sejumlah alat panah.

Ketua RT 21 Dusun V Desa Tinggede Aspar mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban KTP di desa yang dipimpinnya itu, khususnya warga pendatang pasca penggeledahan tersebut.

Menurut Aspar, warga baru di Desa Tinggede kurang aktif melapor ke RT setempat. "Kami sudah panggil untuk melapor tapi tidak datang. Kami harap pemerintah desa lebih aktif dan tegas dalam melakukan penertiban," ucapnya.

Sementara itu, Kasubid Penmas Bidhumas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari membenarkan adanya penggeledahan yang dilakukan oleh Densus 88 di Kabupaten Sigi dan Donggala.

"Benar, ada penggeledahan. Kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan lima orang terduga teroris di Kota Palu dan Sigi beberapa waktu lalu," ujarnya.

Ia mengaku, hingga kini Polda Sulteng belum menerima data-data lanjutan dari hasil penggeledahan tersebut.

Terkait penangkapan lima orang terduga teroris sebelumnya, aparat Densus menyita 13 buku bacaan, tiga bundel dokumen sebuah yayasan, satu parang, lima pisau lempar, satu pisau lipat, tiga teleskop, sembilan busur panah, satu pucuk senapan angin, dan barang lain yang sampai sekarang masih dilakukan pendataan.

"Kelima orang yang ditangkap sebelumnya masuk dalam kelompok jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dengan inisial AF (41), KP (52), MA (42), ZA (42) warga Kota Palu dan RA (42) warga Kabupaten Sigi," katanya.

• Silakan baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan  Miliar

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan Miliar

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Bank Indonesia (BI) menutup gelaran kelima Java Coffee and Flavor Festival (JCFF) 2026 di Kota Surabaya, Jawa Timur.   Ajang tahunan …

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Spanyol berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina di partai final Piala Dunia 2026.  Wakil Rektor II Universitas 17 Ag…

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri S…

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, resmi meluncurkan mobil formula terbarunya, Sapuangin Speed…

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Tuban, MEMANGGIL.CO – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang bertugas di Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (…

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi menyusul investigasi dugaan kekerasan verbal melalui grup Wh…