Ketua Golkar Sukabumi Dicopot Jabatannya Gara-gara Terlibat Kasus Penipuan

author memanggil.co

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Umum DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara saat diwawancarai wartawan. (Memanggil.co/Ist)
Sekretaris Umum DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara saat diwawancarai wartawan. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Sekretaris Umum DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara menyatakan, bahwa Jona Arizona dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sukabumi. Hal ini menyusul karena Wakil Ketua DPRD Sukabumi itu terlibat kasus penipuan.

"Pencopotan jabatan Jona Arizona sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi setelah DPD Partai Golkar Jabar menerbitkan Surat Keputusan Nomor: KEP-114/GOLKAR/2023 tertanggal 30 Maret 2023," katanya kepada wartawan Antara di Sukabumi, Kamis (30/03/2023).

Atas dicopotnya jabatan Jona Arizona, lanjut Iswara, pihak DPD Partai Golkar Jabar selanjutnya menunjuk Phinera Wijaya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi. Penunjukan ini supaya berbagai program Partai Golkar tetap berjalan untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Iswara menyatakan prihatin terkait kasus yang menimpa kadernya tersebut. Kendati demikian, Partai Golkar tetap menghormati proses hukum yang saat ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Sebelumnya, Satreskrim Polres Sukabumi Kota menetapkan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Jona Arizona sebagai tersangka kasus dugaan penipuan. Modusnya dengan cara menyewa satu unit mobil Mitsubishi Pajero.

Yaitu dengan perjanjian beban sewa Rp6 juta/minggu dari salah satu rental mobil di Bandung. Namun pada kenyataannya mobil tersebut malah digadaikan oleh Jona melalui perantara tersangka berinisial H.

• Silakan baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan  Miliar

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan Miliar

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Bank Indonesia (BI) menutup gelaran kelima Java Coffee and Flavor Festival (JCFF) 2026 di Kota Surabaya, Jawa Timur.   Ajang tahunan …

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Spanyol berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina di partai final Piala Dunia 2026.  Wakil Rektor II Universitas 17 Ag…

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri S…

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, resmi meluncurkan mobil formula terbarunya, Sapuangin Speed…

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Tuban, MEMANGGIL.CO – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang bertugas di Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (…

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi menyusul investigasi dugaan kekerasan verbal melalui grup Wh…