MEMANGGIL.CO - Indonesia akan mendeklarasikan diri sebagai pusat fashion fesyen dunia pada tahun 2024 mendatang. Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mempromosikan produk halal Indonesia ke panggung global.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi saat menyampaikan hasil kinerja ekspor produk halal Indonesia di Jakarta, Selasa (19/12/2023).

"Tentunya bahwa tahun depan kita akan mendeklarasikan menjadi pusat fesyen modest dunia, paparnya.

Ia menjelaskan, Indonesia tengah bersiap mendeklarasikan tahun depan sebagai pusat fesyen modest dunia. Menyesuaikan arahan Presiden dan Wakil Presiden, sehingga pihaknya bersama Bank Indonesia dan Kemenkop UKM terus giat mempromosikan fesyen Indonesia ke level internasional.

Fesyen modest merupakan gaya berpakaian yang menekankan pada penutupan tubuh yang lebih tertutup dan tidak terlalu menampilkan lekuk tubuh yang berlebihan. Konsep fesyen modest ini kemudian menjadi populer karena mampu memadukan nilai-nilai religius dengan fesyen.

Saya, dari BI juga dan dari Kemenkop UKM mempromosikan terus fesyen-fesyen muslim ke pasar global, ucap Didi.

Didi mengatakan salah satu upaya yang dilakukan dengan mengikut sertakan fesyen dalam negeri untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai pekan fesyen ternama, di antaranya New York Fashion Week, Paris Fashion Week, London Fashion Week, dan Jakarta Muslim Fashion Week.

Ia menegaskan, Indonesia ingin mendominasi panggung global, dengan fokus pada pasar-pasar yang dianggap kunci untuk mendukung eksistensi fesyen muslim Indonesia di kancah internasional.

HUT RI

Kami akan mengangkat modest fashion kita atau muslim fesyen kita di kancah internasional karena kita mengikutinya di platform-platform fashion week dunia yang memang terkenal, ucap Didi.

Menurutnya, fesyen modest dan fesyen muslim hanya memiliki perbedaan utama yang terletak pada hijab. Fesyen tanpa hijab disebut fesyen modest, sementara dengan hijab disebut fesyen muslim .

Di tempat yang sama, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Arief Hartawan mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung visi Indonesia sebagai pusat fesyen modest dunia.

Menurut Arief, desainer Indonesia dan kekayaan wastra tanah air dapat membuat Indonesia bersaing di panggung fesyen global.

Desainer-desainer kita, bahannya, wastra Indonesia itu luar biasa dari Sabang sampai Merauke. Mau kain tenun, batik itu bisa dimodifikasi menjadi sesuatu yang sangat penting.

Ia berharap agar Indonesia Fashion Week Modest Fashion nantinya dapat diakui di kalender fesyen global dalam menciptakan dampak positif di dunia fesyen internasional. (Antara)