MEMANGGIL.CO - Meningkatkan literasi di kalangan peserta didik Kabupaten Blora menjadi tantangan besar yang dihadapi oleh Dinas Pendidikan setempat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan kerjasama yang solid dari berbagai sektor, termasuk peran aktif dari para peserta didik itu sendiri. Namun, peran kepala sekolah dan guru di sekolah menjadi kunci penting dalam kesuksesan program literasi ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo melalui Koordinator Bidang Pembinaan Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Blora, Slamet Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa upaya meningkatkan literasi di kalangan siswa tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja.
Menurutnya, Kepala sekolah (kepsek) berperan penting dalam mengkoordinasi pelaksanaan program ini secara menyeluruh di sekolah, sementara guru berfungsi sebagai pendamping untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya membaca, tetapi juga dapat memahami dengan baik apa yang mereka baca.
Kepala sekolah mengkoordinir program ini secara umum, sementara guru bertugas mendampingi siswa. Tugas guru adalah memastikan siswa tidak sekadar membaca, tetapi juga benar-benar memahami isi bacaan mereka, ujarnya, ditulis Selasa (11/2/2025).
Harapan Dinas Pendidikan Blora untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa
Ia juga menekankan bahwa Dinas Pendidikan Blora berkomitmen untuk mendorong para siswa agar lebih gemar membaca, terutama buku fisik, dan tidak hanya bergantung pada perangkat elektronik seperti handphone atau tabletIa menuturkan, dengan semakin berkembangnya teknologi dan kecanggihan perangkat digital, banyak siswa yang lebih memilih membaca secara praktis melalui media elektronik. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya memperkenalkan budaya membaca buku fisik yang lebih mendalam.

Harapannya melalui satuan pendidikan, anak-anak akan semakin gemar membaca, terutama buku fisik, bukan hanya melalui HP atau perangkat elektronik lainnya. Kami ingin anak-anak belajar untuk membaca secara fokus dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik, tambahnya.
Lebih jauh lagi, ia menekankan bahwa kebiasaan membaca akan mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan menganalisis informasi dengan lebih baik.
"Kami berharap dengan membaca, anak-anak dapat lebih kritis dalam berpikir dan menganalisis. Ini akan mendongkrak tingkat literasi di Blora, serta mempersiapkan siswa untuk menjadi generasi yang lebih cerdas dan terampil," tandasnya.