MEMANGGIL.CO – Koalisi Komunitas Ojol Tuban (KKOT) menegaskan bahwa aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan di halaman mapolres setempat murni inisiatif sendiri, bukan atas undangan Kapolres AKBP Wiliam Cornelis Tanasale.
“Kalau itu tidak benar (undangan dari Kapolres Tuban), karena kami mengajukan untuk aksi damai disini,” tegas Yuri Novianto, Koordinator Koalisi Komunitas Ojol Tuban, Jumat malam (29/8/2025).
Pihaknya menepis klaim pihak kepolisian yang menyebut kehadiran para pengemudi ojek online (Ojol) di mapolres bukan dalam bentuk aksi, melainkan undangan dari Korps Bhayangkara.
“Spontanitas, ini aksi damai sesuai dengan surat yang ada. Kami mengajukan aksi damai untuk silaturahmi ke Polres,” ungkap Yuri Novianto.
Ia menyebut mungkin ada kelompok lain yang diundang tapi buka dari pihaknya. Sebab, dia mengaku sebelumnya ada acara sholat gaib untuk almarhum Affan Kurniawan di Mapolres Tuban.
“Tadi, sebelum acara dengan kami ada acara sholat gaib, sebelum dengan kami,” terang koordinator aksi tersebut.
Ia pun menegaskan kegiatan ini murni aksi damai dengan menyalakan lilin, doa bersama, dan istigosah untuk solidaritas. Harapannya kasus Affan Kurniawan yang meninggal dunia akibat dilindas rantis Brimob bisa diusut secara tuntas dan transparan.
“Acaranya, kita solidaritas nyalakan lilin, doa bersama dan istigosah. Yang datang sekitar 165 orang,” tambah Yuri panggilan akrabnya.

Sebelumnya, Kapolres Tuban AKBP William mengatakan kalau kehadiran teman-teman ojol atas undangannya, dan tidak dalam rangka aksi. “Mana ada aksi, mereka kita undang di sini dan kita persilahkan masuk,” kata AKBP William disela-sela massa aksi menggelar istigosah di masjid mapolres setempat.
Pemberitaan sebelumnya, seratus lebih pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Koalisi Komunitas Ojol Tuban menggelar aksi damai di halaman Mapolres Tuban.
Aksi damai itu dilakukan dengan cara menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan. Kemudian, mereka memanjakan doa dan istigosah bersama untuk almarhum sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan, dan penegasan bahwa tragedi ini tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja.
Massa aksi juga meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar kasus tersebut diusut secara tuntas, transparan, dan tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Aspirasi teman-teman Ojol itu disambut Kapolres Tuban AKBP Wiliam Cornelis. Ia pun berpesan agar semua pihak dan masyarakat bisa ikut menjaga kondusifitas wilayah, khususnya Kabupaten Tuban.