Tuban, MEMANGGIL.CO – Fenomena menarik terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Pasalnya, tiga Kepala Dinas (Kadis) terlihat kompak mengganti nomor ponsel mereka, yang diduga dipicu oleh masalah keamanan, atau serangan hacker
Tiga nomor ponsel kadis yang diduga diretas dan berhasil dibobol atau diakses oleh pihak tidak berwenang secara ilegal antara lain ada nama Agung Supriyadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PRKP) Tuban.
Setelah itu, muncul Anthon Tri Laksono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban. Kemudian Rohman Ubaid, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) setempat.
Rohman Ubaid membenarkan pergantian nomor ponsel barunya. Ia menjelaskan bahwa nomor lama sudah tidak aktif karena diserang hacker.
"Nomor kontak lama kena hacker," ungkap Rohman, Rabu (4/3/2026).
Sementara itu, kondisi serupa terlihat pada nomor WhatsApp Anthon Tri Laksono, di mana ketika dibuka muncul tulisan “ketuk untuk mengirim pesan” atau menambahkan nomor baru. Saat dikonfirmasi melalui nomor barunya, Anthon belum merespons terkait alasan pergantian nomor ponselnya.
Hal serupa juga terlihat pada Agung Supriyadi, di mana profil WhatsApp-nya sudah tidak muncul di kontak ponsel.
Menanggapi fenomena ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Tuban, Arif Handoyo, menegaskan bahwa pergantian nomor ponsel para Kadis bukanlah kebijakan internal, bukan karena faktor keamanan resmi, maupun pertimbangan teknis tertentu.
"Tidak ada apa-apa (pergantian nomor) dan itu sudah lama," jelas Arif Handoyo.
Lebih lanjut, Pemkab Tuban memastikan pergantian nomor ponsel para Kadis tidak berdampak pada pelayanan publik maupun kinerja masing-masing OPD. Semua koordinasi dan layanan tetap berjalan normal.
"Koordinasi, pelayanan publik, kinerja semuanya berjalan normal. Semuanya berjalan seperti biasanya," tegas Arif Handoyo.