Blora, MEMANGGIL.CO - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau sejumlah sekolah di Kabupaten Blora yang menerima bantuan program digitalisasi pembelajaran, khususnya perangkat Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP), Sabtu (3/1/2025).
Kunjungan ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan program digitalisasi pendidikan berjalan efektif sekaligus mendukung revitalisasi sekolah.
Fokus peninjauan diarahkan pada pemanfaatan IFP dalam proses belajar mengajar agar pembelajaran semakin modern, interaktif, dan menarik bagi siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendikdasmen berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan siswa untuk mendengarkan pengalaman penggunaan perangkat digital di kelas.
Ia menegaskan bahwa bantuan diberikan secara merata, baik untuk sekolah negeri maupun swasta.
“Kami ingin memastikan perangkat ini benar-benar dimanfaatkan optimal di kelas. Ke depan, bantuan papan interaktif digital akan terus ditambah agar semakin mendukung kebutuhan pembelajaran,” tegasnya.
Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan serta Presiden Prabowo atas perhatian terhadap dunia pendidikan di Blora.
Menurutnya, perangkat digital ini sangat membantu guru dan telah digunakan aktif dalam pembelajaran.
“Alhamdulillah, kebutuhan sekolah-sekolah di Blora, khususnya sarana pembelajaran berupa papan interaktif digital, sudah terealisasi dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan usulan bantuan renovasi bagi beberapa sekolah swasta yang kondisinya sudah mengalami kerusakan, termasuk SD Katolik dan SMP Kristen di Blora.
Sementara itu, Kepala SD Katolik Krida Dharma Blora, Sr. Imaculata Rahayu Widoningsih, mengungkapkan bahwa keberadaan papan interaktif digital memberikan dampak besar bagi proses belajar siswa.
“Siswa menjadi lebih fokus, antusias, aktif, dan rasa ingin tahunya meningkat karena bisa langsung berinteraksi dengan materi. Pembelajaran juga lebih variatif dengan dukungan video, animasi, e-book, dan sumber belajar digital lainnya,” jelasnya.
Dengan program digitalisasi pembelajaran ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Blora terus meningkat dan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.