Wonosobo, MEMANGGIL.CO - Bagi kamu yang punya rencana mendaki Gunung Prau dalam waktu dekat, harap perhatikan jadwalnya. Seluruh jalur pendakian gunung yang terkenal dengan golden sunrise-nya ini akan ditutup total mulai pertengahan Januari 2026.

Penutupan ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mulai dari 19 Januari hingga 20 Maret 2026. Jalur pendakian baru akan dibuka kembali untuk umum pada 21 Maret 2026.

Keputusan ini berlaku untuk seluruh enam pintu pendakian resmi Gunung Prau, yaitu:

  • Patak Banteng
  • Kalilembu
  • Dieng
  • Wates
  • Dwarawati
  • Igirmranak


Rutinitas Tahunan dan Penyesuaian Jadwal Lebaran

Pengawas Basecamp Gunung Prau via Patak Banteng, Solichun, menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Namun, ada sedikit perbedaan durasi pada tahun 2026 ini karena bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan dan Lebaran.

"Biasanya full 3 bulan, akan tetapi untuk tahun 2026 karena Lebaran ada di bulan Maret, jadi kita buka setelah Lebaran," ujar Solichun, Minggu (11/1/2026).

Mengapa Harus Ditutup?
Penutupan jalur pendakian bukan tanpa alasan. Ada misi penting di balik jeda dua bulan ini demi kelestarian ekosistem Gunung Prau. Solichun merinci beberapa agenda utama selama masa penutupan:

Konservasi Alam: Mengingat saat ini sedang musim hujan, waktu tersebut sangat potensial untuk melakukan penanaman pohon kembali.

Pembersihan Gunung: Seluruh tim dari berbagai basecamp akan melakukan aksi bersih gunung dari sampah sisa pendaki.

Sate Pak Rizki

Pembenahan Jalur: Melakukan perawatan pada jalur yang rusak akibat cuaca atau erosi demi keamanan pendaki di masa mendatang.

Evaluasi: Menilai aktivitas pendakian sepanjang tahun sebelumnya untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan.

Atensi untuk Pendaki

Pihak Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) melalui surat resminya telah memberikan pengumuman ini jauh-jauh hari agar para calon pendaki bisa menyesuaikan jadwal liburan mereka. Informasi ini juga sudah disebarluaskan melalui akun media sosial masing-masing basecamp.

Bagi traveler yang rindu akan pemandangan Gunung Sindoro dan Sumbing dari puncak Prau, disarankan untuk menjadwalkan ulang pendakian setelah tanggal 21 Maret 2026, tepat saat jalur dibuka kembali dengan kondisi alam yang lebih "segar" setelah masa istirahat.

Jadi, jangan sampai salah jadwal ya, lur!