Tuban, MEMANGGIL.CO – Persoalan uang jajan Rp20 ribu berujung kekerasan dalam sebuah keluarga di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Dimana, seorang pemuda berinisial FF (24) tega mengancam membunuh ayah kandungnya, PC (54), hingga menganiaya yang mengakibatkan luka serius, bahkan giginya patah.
Tak hanya itu, adik kandungnya, MW (13), juga menjadi korban keganasan kakaknya. Kini, pelaku telah diamankan di Mapolres Tuban guna proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku telah ditahan, dia tidak bekerja, untuk memenuhi kebutuhan ia minta uang kepada orang tuanya,” ungkap Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, Selasa (24/3/2024).
Menurutnya, motif peristiwa itu bermula saat pelaku mendatangi kamar ayahnya dengan emosi. Ia menggedor pintu sambil meminta uang Rp20 ribu.
"Korban merupakan bapak kandungnya mengaku tidak memiliki uang untuk diberikan," ungkap IPTU Siswanto.
Penolakan tersebut memicu kemarahan pelaku, bahkan ia sempat mengancam akan membunuh ayahnya.
“Tersangka juga sempat mengancam korban akan dibunuh,” tambah IPTU Siswanto.
Tak lama kemudian, pelaku meluapkan emosinya dengan melakukan kekerasan. Ia memukul dan menendang wajah korban berulang kali hingga menyebabkan luka parah.
“Korban mengalami luka hingga mengakibatkan gigi korban patah,” tegas IPTU Siswanto.
Ia menambahkan aksi brutal itu berlanjut saat pelaku menekan kepala ayahnya ke lantai hingga korban kesakitan dan berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar oleh MW, adik pelaku, yang berusaha melerai.
Namun nahas, upaya sang adik justru berujung luka. “Adik kandung pelaku berusaha melerai, namun tangannya malah digigit pelaku hingga mengalami luka terbuka,” jelas IPTU Siswanto.
Polisi menyebut, aksi kekerasan ini bukan kali pertama dilakukan pelaku. Sebelumnya, FF kerap melakukan ancaman dan kekerasan terhadap orang tuanya karena keinginannya tidak dipenuhi, termasuk permintaan dibelikan sepeda motor.
Kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan saat berada di sebuah warung kopi di wilayah Kecamatan Rengel.
“Pelaku diamankan saat menunggu pembeli sepeda motor milik korban. Rencananya uang hasil penjualan itu akan digunakan untuk kabur,” pungkasnya.