Blora, MEMANGGIL.CO – Kabar menggembirakan datang dari sektor lalu lintas di Kabupaten Blora. Sepanjang Maret 2026, angka kecelakaan tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan jajaran Satlantas Polres Blora saat memberikan keterangan terkait situasi arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode 13 hingga 25 Maret 2026 tercatat sebanyak 16 kejadian. Angka tersebut menurun tipis dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 17 kejadian.
“Alhamdulillah untuk bulan Maret 2026 mengalami penurunan. Pada Operasi Ketupat tahun ini tercatat 16 kejadian, sedangkan tahun lalu ada 17 kejadian,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, Senin (30/3/2026).
Tak hanya dari sisi jumlah kejadian, kondisi korban juga menunjukkan tren yang lebih baik. Dari total kecelakaan yang terjadi, seluruh korban dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam periode tersebut. Kerugian yang ditimbulkan pun sebatas kerusakan material.
“Untuk korban meninggal dunia nihil, begitu juga dengan luka berat. Semua korban hanya mengalami luka ringan,” tambahnya.
Di sisi lain, upaya penegakan hukum terus digencarkan. Satlantas Polres Blora mencatat telah melakukan penindakan melalui tilang elektronik (ETLE) terhadap 317 pelanggaran.
Selain itu, sebanyak 260 teguran juga diberikan kepada pengguna jalan sebagai langkah preventif.
Pihak kepolisian pun mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara. Kewaspadaan, fokus, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, utamakan keselamatan daripada kecepatan, dan tertib berlalu lintas," ungkapnya.
Alasannya, ia menyampaikan karena awal dari kecelakaan adalah pelanggaran. "Jika tertib, insya Allah selamat sampai tujuan,” pungkasnya.